Sejarah Hari Pendengaran dan Kesehatan Telinga

Sejarah Hari Pendengaran

Apakah anda tahu bahwa terdapat hari dimana diperingati sebagai hari pendengaran dan kesehatan telinga?

Berikut Informasinya untuk anda mengenai sejarah hari dimana dirayakan sebagai hari pendengaran dan kesehatan telinga.

Sejarah Hari Pendengaran

Pendengaran

Manusia adalah makhluk sempurna yang memiliki struktur tubuh sempurna  tubuh manusia memiliki anggota tubuh seperti tangan, kaki, kepala yang terdiri dari telinga, hidung, mata, dan lain-lain. Anggota tubuh manusia ini memiliki fungsi masing-masing. Salah satu anggota tubuh manusia adalah telinga yang memiliki fungsi sebagai indera pendengaran. telinga ini merupakan organ tubuh manusia yang sangat penting bagi manusia. Indera pendengaran mampu menangkap suara di sekitar kemudian memproses dan mengenali suara. Oleh sebab itu, menjaga kesehatan telinga adalah hal yang wajib dilakukan.

Hari Pendengaran

Hari pendengaran dunia atau disebut dengan world hearing day merupakan hari yang diperingati setiap tanggal 3 Maret pada setiap tahunnya untuk memperingati hari pendengeran. Adanya Word hearing day ini bertujuan meningkatkan kesadaran tentang kesehatan telinga dan cara mencegah ketulian serta gangguan pendengaran. hari pendengaran setiap tahunnya untuk mempromosikan terkait pendengaran dan perawatan telinga di seluruh dunia.

Perayaan hari pendengaran ini telah didukung oleh organisasi dunia yaitu Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menjadi salah satu pihak mengisiasi program perayaan hari pendengaran. Dalam setiap tahunnya WHO memutuskan tema dan mengembangkan materi terkait dengan advokasi berbasis bukti seperti brosur, pamphlet, poster, spanduk, infografis, dan presentasi.

Materi yang diberikan oleh WHO ini kemudian disampaikan dan dibagikan dengan mitra pemerintahan dan masyarakat sipil di seluruh belahan dunia.

Sejarah Hari Pendengaran

Hari pendengaran diperingati pada setiap 3 maret. Sejarah Peringatan hari pendengeran berawal di tahun 2007 dimana diadakannya konferensi internasional pertama tentang pencegahan dan rehabilitasi gangguan pendengaran. Acara konferensi ini awal mulanya diselenggarakan di Beijing oleh Pusat Penelitian Rehabilitasi Anak Tuna Rungu Cina (CRRCDC), Federasi Orang Cacat (CDPF) di Beijing, Cina, dan WHO.

Baca Juga :  Apakah Orang Tuli Bisa Menggunakan Alat Bantu Dengar?

Pada Konferensi yang dilakukan menghasilkan satu deklarasi yakni deklarasi Beijing dan kemudian ditetapkan pada tanggal 3 maret sebagai hari internasional ear care day. Oleh sebab itu, sejak tahun 2007 pada tanggal 3 maret diperingati sebagai hari pendengaran dan kesehatan telinga dunia.

Di Indonesia sendiri peringatan hari kesehatan telinga mulai diperingati pada tahun 2010 dimana pemerintah menetapkan bahwa pada tanggal 3 maret sebagai hari kesehatan telinga dan pendengaran nasional.

Seseorang mengalami gangguan pendengaran

Pendengaran seseorang dapat mengalami gangguan. Gangguan pendengaran terjadi pada seseorang sehingga seseorang tersebut tidak bisa mendengar dengan baik seperti pendengaran orang normal dengan ambang batas pendengaran 20 dB pada satu telinga atau keduanya.

Mengalami gangguan pendengaran ini sebenarnya dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti faktor bawaan lahir atau genetik atau faktor kejadian seperti sering mendengarkan menggunakan headset, terpapar kebisingan, penumpukan kotoran di telinga, dan lain-lain. Gangguan pendengaran ini juga dapat terjadi di segala umur jadi tidak heran apabila terdapat anak anak ataupun lansia yang mengalami gangguan pendengaran.

Setelah mengenal dimana hari diperingati sebagai hari sejarah pendengaran, diharapkan semua orang agar sadar akan kesehatan pendengaran. kesehatan pendengaran sangatlah penting karena organ pendengaran merupakan aset yang berguna hingga tua untuk mendengar. Apabila terjadi gangguan pendengaran akan mengganggu aktivitas sehari-hari.

Gangguan Pendengaran

Seseorang yang mengalami gangguan pendengaran akan berdampak pada dirinya dan juga akan berdampak pada dunia sosialnya, emosinya, dan ekonominya. Dampak seseorang yang mengalami gangguan pendengaran jarang mendapatkan perlakuan baik dari orang sekitar dan terkadang dikucilkan. Penderita gangguan pendengaran juga lebih sulit untuk mendapatkan pekerjaan.

Gangguan pendengaran pada kondisi ringan dapat ditangani dengan pengobatan. Namun apabila mengalami gangguan pendengaran kronis sulit untuk diobati dan perlu penanganan ekstra dari dirinya dan dokter untuk sembuh. Oleh sebab itu alangkah baiknya mencegah daripada mengobati. Lebih baik mencegah mengalami gangguan pendengaran.

Baca Juga :  Keterkaitan Gangguan Pendengaran dan Usia

Perayaan hari Pendengaran

Sejak ditentukan pada tanggal 3 maret sebagai hari pendengaran dunia dan melihat sejarah hari pendengaran, kemudian pada setiap tahunnya World Healh Organization (WHO) mengajak masyarakat kalayak ramai untuk memperingati hari kesehatan pendengaran tersebut.

Di setiap tahunnya dimana hari diperingati sebagai hari pendengaran, WHO selalu memberikan tema-tema yang beragam. Seperti salah satunya pada tahun 2022, tema hari pendengaran adalah “ To Hear for life, listen with care!. Dari tema tersebut, WHO memiliki fokus terhadap kesehatan telinga pada pentingnya mendengarkan denga naman sebagai sarana untuk menjaga pendengaran yang baik di sepanjang hidup.

To hear for life, listen with care!

Adanya tema To Hear for life, listen with care ini berawal dari saat tahun 2021, WHO mendapatkan laporan dunia tentang penderita gangguan pendengaran yang mengalami peningkatan serta resiko tinggi mengalami gangguan pendengaran. oleh sebab itu, WHO mengambil cara untuk mengurangi dampak peningkatan resiko mengalami gangguan pendengaran.

Tema To hear for life, listen with care dari WHO mengajak kalayak ramai untuk menjaga dan merawat kesehatan telinga dan pendengaran sepanjang hidup. Selain itu, WHO mengajak masyarakat untuk mencegah gangguan pendengaran dengan menjauhi penyebab-penyebab yang mungkin terjadi.

Kemudian WHO juga menyarankan untuk mengurangi resiko gangguan pendengaran dengan menjauhi suara paparan keras. Kalaupun terpaksa mungkin dapat menggunakan alat penutup telinga.

Demikian informasi mengenai informasi sejarah hari pendengaran yang dapat anda ketahui. Semoga informasi dapat bermanfaat bagi anda untuk mengenali pentingnya kesehatan pendengaran. selalu jaga telingamu jangan membiarkan gangguan pendengaran membatasi dirimu dalam beraktivitas!