Mengenal Fungsi Saluran Eustachius

fungsi saluran eustachius

Salah satu saluran dalam pendengaran yang memiliki peran sangat penting adalah saluran eustachius. Saluran eustachius sendiri ialah sebuah saluran yang bisa menghubungkan ruang di belakang gendang telinga atau telinga tengah dengan tenggorokan serta bagian belakang rongga hidung. Ia memiliki fungsi yang sangat besar pada sistem pendengaran serta menjaga kesehatan telinga. Jika terjadi kerusakan pada saluran ini maka seseorang bisa mengalami nyeri serta telinga terasa pengang. Ingin tahu lebih lanjut tentang fungsi saluran Eustachius? Yuk, simak ulasan berikut bersama Hearing Center Jakarta!

Saluran Eustachius

Salah satu saluran yang ada di sistem pendengaran ini memiliki fungsi yang sangat penting. Berdasarkan fisiknya, saluran ini memiliki ukuran panjang sekitar 35 mm ataupun sekitar 3,5 cm. Sedangkan diameternya adalah 3 mm. Keberadaan dari saluran ini mungkin tidak begitu dirasakan oleh orang awam. Namun, fungsi yang dimilikinya ternyata sangatlah besar.

Fungsi Saluran Eustachius pada Telinga

Saluran eustachius memiliki fungsi untuk melakukan penyamaan tekanan antara ruang dalam dengan ruang luar telinga. Selain itu ia juga berfungsi untuk mengeluarkan cairan dari telinga bagian tengah yang berlokasi di belakang gendang telinga. Saluran ini memastikan telinga memiliki tekanan yang seimbang serta bebas dari cairan dan membantu gendang telinga untuk bisa bergetar dengan normal. Kualitas pendengaran anda akan ditentukan oleh getaran yang ada pada gendang telinga. Maka dari itu udara antara di dalam dengan luar telinga harus tetap dijaga agar kondisinya sama.

Secara normal saluran ini biasanya ada pada kondisi tertutup. Akan tetapi bisa saja ia akan terbuka sebentar untuk menelan, menguap ataupun ketika mengalami perubahan tekanan udara yang begitu cepat. Contohnya adalah ketika sedang naik pesawat, melakukan pendakian serta saat menyelam. Saat saluran eustachius terbuka maka udara bisa masuk serta membuat tekanan udara di telinga yang ada di tengah menjadi sama dengan udara yang ada di luar telinga. Sebenarnya ketika saluran ini terbuka maka seseorang akan merasakan sensasi seperti telinga tersumbat. Namun, hal ini akan menghilang sendiri apabila udara yang ada di dalam telinga sudah memiliki tekanan yang normal.

Baca Juga :  Mengenal Apa Itu Somnoplasty

Gangguan Saluran Eustachius dan Penyebabnya

Sama halnya dengan organ-organ tubuh lainnya, saluran eustachius sebagai salah satu sistem pendengaran bisa saja mengalami gangguan. Berikut ini adalah beberapa gangguan yang mungkin saja terjadi pada saluran eustachius:

Patulous Eustachian Tube

Jenis gangguan pertama yang bisa menyerang saluran eustachius manusia adalah Patulous Eustachian Tube. Kondisi ini sebenarnya merupakan kondisi langka yang bisa terjadi pada manusia. Fungsi saluran eustachius ini bisa mengalami gangguan apabila saluran eustachius yang seharusnya terbuka sesekali namun justru sering terbuka. Beberapa gejala yang akan di rasakan oleh penderitanya ialah gangguan pendengaran karena adanya tekanan yang terus meningkat di dalam telinga. Selain itu suara napasnya bisa terdengar lebih nyaring dari biasanya. Faktor penyebab dari gangguan ini memang belum pasti. Namun, ada beberapa hal yang bisa memicu dan meningkatkan resiko seseorang terkena penyakit ini. Fakto penyebabnya ialah sebagai berikut:

  1. Seringnya merasa stress serta cemas
  2. Berat badan berlebih
  3. Efek samping dari penggunaan obat tertentu, contohnya adalah pil KB serta obat diuretic
  4. Adanya gangguan pada saraf dan stroke
  5. Pernah memiliki riwayat operasi ataupun terapi radiasi yang di lakukan di hidung serta tenggorokan
  6. Sedang ada di fase kehamilan

Jika anda mengalami beberapa gejala segeralah menuju dan berkonsultasi ke dokter. Dokter akan melakukan diagnosa dan memberikan obat yang di semprotkan melalui hidung serta bisa juga melalui operasi.

Eustachius tube

Gangguan kedua yang bisa terjadi pada fungsi saluran eustachius adalah Eustachius tube dysfunction atau ETD. ETD merupakan sebuah kondisi di mana saluran eustachius tersumbat dan tidak terbuka dengan sewajarnya. Hal ini menyebabkan tekanan yang ada di telinga tengah lebih kecil jika dibandingkan dengan tekanan yang ada di luar telinga. Penyebabnya tentu adalah udara yang tidak bisa masuk ke telinga tengah. Adanya tekanan yang tidak seimbang membuat gendang telinga kaku serta tidak dapat bergetar dengan baik ketika melakukan penangkapan gelombang suara. Beberapa gejala yang bisa dirasakan oleh penderita adalah sebagai berikut:

  1. Telinga merasa sakit
  2. Mengalami vertigo ataupun pusing berputar
  3. Pendengaran mengalami gangguan
  4. Adanya sensasi penuh di telinga
  5. Telinga mengalami dengungan
Baca Juga :  Alat Bantu Dengar Modern: Pengertian, Cara Kerja dan Kelebihan

Saluran eustachius yang tersumbat bisa disebabkan oleh adanya pembengkakan dinding saluran telinga serta adanya penumpukan cairan. Penyebabnya adalah alergi, sinusitas hingga infeksi. Mereka yang sering merokok serta terpapar asap rokok dan berat badan berlebih juga akan lebih mudah mengalami gangguan pada saluran eustachius ini.

Cara Mengatasi Gangguan Fungsi Saluran Eustachius

Untuk menangani gangguan yang satu ini maka terdapat berbagai cara penanganan yang bisa anda sesuaikan dengan tingkat keparahan serta penyebabnya. Jika anda merasa sedang mengalami gangguan ini maka biasanya dokter akan melakukan beberapa hal berikut:

  1. Memberikan obat dekongestan untuk meredakan pembengkakan serta mengurangi produksi cairan yang berlebih. Atau juga biisa menggunakan obat antihistami atau kortikosteroid.
  2. Operasi dilakukan jika pengobatan dengan obat-obatan sudah tidak bisa diandalkan. Operasi ada dua yaitu operasi pemasangan tabung saluran eustachius serta operasi pemasangan balon keteter telinga.

Itulah berbagai informasi mengenai fungsi saluran eustachius yang harus anda tahu. Bagi anda yang memiliki berbagai masalah dan keluhan terkait gangguan pendengaran, jangan lupa untuk mengunjungi kami di Hearing Center Jakarta!