Jarang Diketahui, Ternyata Ada Cara Orang Tuli Menikmati Musik

cara menikmati musik

Apakah anda tahu bahwa orang tuli dapat menikmati musik? Berikut penjelasannya cara orang tuli dapat menikmati musik.

cara menikmati musik

Mengenal Apa Itu Tuli

Pengertian tuli dapat didefinisikan bahwa seseorang mengalami kehilangan pendengaran. tuli juga dapat diartikan sebagai gangguan dimana seseorang tidak dapat mendengarkan suara dengan baik secara sebagian atau keseluruhan pada salah satu telinga maupun kedua telinga.

Mengalami tuli, penderita dapat dikatakan mengalami gangguan pendengaran apabila tidak dapat mendengar lebih dari 40 dB pada orang dewasa dan 30 dB pada anak-anak. Tuli dapat disebabkan oleh berbagai hal seperti mengalami cedera pada telinga, penyakit tertentu, kelainan genetic, dan bahkan dapat terjadi karena faktor penuaan.

Cara mengenali gejala tuli dapat dirasakan seperti kurang jelas ketika mendengarkan suara, sulit memahami kata-kata, dan sering melakukan meminta orang lain untuk mengulang perkataannya. Selain itu, untuk mendiagnosis apakah benar-benar mengalami tuli dengan cara skrining pendengaran, tes garpu tala, dan melakukan tes audiometri.

Apakah orang tuli dapat menikmati musik?

Perlu diketahui jika seseorang penderita tuli dapat menikmati lantunan musik yang indah. Musik seringkali didengarkan oleh banyak orang karena musik sebagian dari gaya hidup. Seseorang akan mendengarkan musik ketika bekerja atau berolahraga. Selain itu, ketika menyetir dan belajar seseorang juga akan melakukan mendengarkan musik.

Tidak satu seorangpun di dunia ini yang tidak mendengarkan musik, terlebih orang yang mengalami tuli. penderita tuli dapat menikmati musik dengan merasakannya. Mereka dapat merasakan adanya pola-pola dan isyarat-isyarat irama melalui getaran. Getaran-getaran dari musik yang dirasakan dapat datang dari kedua tangan, dari tulang belulang, atau dapat dari bagian tubuh lainnya. oleh sebab itu, orang tuli dapat menikmati musik.

Baca Juga :  Layanan Home Visit Alat Bantu Dengar Jakarta

Musik akan dipahami melalui otak

Manusia memiliki anggota organ tubuh yaitu otak. Perlu diketahui bahwa otak mampu menerjemahkan bahasa maupun musik. Semua suara yang menghasilkan getaran gelombang akan menerobos udara hingga akhirnya dapat ditangkap telinga manusia. Proses mendengar akan dimulai ketika gendang telinga bergetar kemudian menangkap getaran gelombang suara.

Getaran suara kemudian diproses oleh saraf telinga untuk disampaikan menuju otak. Lalu otak akan menerjemahkan sinyal sebagai bunyi. Oleh sebab itulah mengapa seseorang dapat menyadari mengenai suara atau musik dari telinga.

Pada tubuh manusia terdapat korteks pendengaran atau auditory cortex merupakan bagian otak yang terlibat ketika orang dapat mendengarkan musik serta menangkap suara apapun yang didengar. Hal inilah yang menjadi bagian terpenting dalam mengenali musik. Ketika tubuh mampu mengenali musik, telinga dan tubuh akan merasakan getaran yang selanjutnya akan diterjemahkan ke otak.

Mengenai orang tuli, dia tidak memiliki kemampuan untuk menangkap suara seperti orang normal lainnya. getaran suara tentunya tidak dapat ditangkap telinga serta saraf di telinga pun tidak mengantarkan sinyal suara ke otak. Oleh sebab itu, korteks pendengaran tidak menerima sinyal apapun dari telinga.

Penderita tuli memiliki korteks pendengaran yang akan ikut aktif ketika merasakan musik. Sinyal suara dari luar akan dikirim ke korteks pendengaran, namun sinyal tersebut bukan berasal dari telinga layaknya orang normal yang dapat mendengarkan.

Bagaimana penderita tuli dapat menikmati musik?

Cara menikmati musik untuk penderita tuli adalah dengan merasakan getaran musik yang berada di bagian otak. Otak penderita tuli juga untuk mendengarkan. Otak penderita tuli mampu mendengarkan getaran. Kemudian area di otak yang biasanya bertanggung jawab untuk menerima respon musik menunjukkan aktivitas layaknya orang mendengar.

Baca Juga :  Pemasangan Alat Bantu Dengar Tangerang

Penderita tuli memiliki persepsi getaran musik yang kemungkinan sama nyatanya dengan suara yang sebenarnya ada, oleh karena itu, pada akhirnya aktivitas otak penderita tuli sama aktifnya ketika mendengarkan musik.

Penderita tuli harus dibiasakan mengenal musik sejak awal kehidupannya untuk merangsang audiotory atau pusat musik pada otak mereka. Apabila otak bagian ini sudah mengenal musik sejak dini selanjutnya dapat dikembangkan dan dapat dirangsang.

Apakah orang tuli dapat beradaptasi terhadap musik?

Cara menikmati musik untuk penderita tuli adalah dengan getarannya dan melalui isyarat. Otak manusia sangat mudah melakukan adaptasi. Manusia memiliki otak yang akan selalu berubah untuk menyesuaikan kondisi.

Tubuh manusia memiliki gen tidak langsung dapat mendikte otak. Gen dapat memberikan strategi perkembangan khusus dan memprogram semua bagian otak agar dapat dgiunakan seefisien mungkin secara maksimal. Meskipun terdapat bagian otak yang harusnya tidak menerima sinyal suara musik pada penderita tuli, namun bagian tersebut tetap berfungsi. Fungsi otak mampu merespon getaran yang dirasakan oleh tubuhnya sebagai ritme atau irama.

Getaran dari musik dapat dirasakan oleh tangan atau jari. Bagi penderita tuli tentunya getaran ini akan dirasakan oleh jari atau tangan. Kemudian aktivasi korteks pendengaran di otak akan lebih besar dan banyak terjadi pada penderita tuli daripada orang normal. Inilah bentuk cara adaptasi dari tubuh.

Demikian informasi mengenai cara menikmati musik bagi penderita tuli. seseorang yang memiliki kekurangan pada inderanya maka fungsi indera tersebut akan bergeser pada organ lainnya. tentunya organ lain akan mengembangkan kemampuan lebih. Penderita tuli lebih peka terhadap getaran. Oleh sebab itu, bukan hal yang sulit cara menikmati musik bagi penderita tuli.

Baca Juga :  Cara Mudah Komunikasi dengan Teman Tuli