Jangan Sampai Asal, Berikut Cara Membersihkan Telinga yang Benar

cara membersihkan telinga

Telinga merupakan salah satu aset penting pada tubuh kita. Manfaatnya tidak main-main, dari proses mendengar hingga alat keseimbangan tubuh. Begitu berharganya telinga membuat kita harus merawatnya dengan baik dan hati-hati. Penting untuk rajin membersihkan telinga secara berkala agar kotoran tidak menumpuk sehingga menyumbat telinga dan menyebabkan gangguan pendengaran. Berikut ini anjuran cara membersihkan telinga yang benar dari Hearing Center Jakarta.

Mekanisme Alami Telinga Membersihkan Dirinya Sendiri

Kotoran telinga atau kita biasa menyebutnya dengan istilah serumen umumnya berupa gumpalan lunak yang merupakan suatu produksi alami dari kelenjar minyak di saluran telinga. Serumen memiliki pH asam (pH 4-5) dimana organisme tidak menyenanginya sehingga membantu mengurangi resiko infeksi pada telinga. Kelenjar yang memproduksi serumen merupakan kelenjar sebasea dan kelenjar seruminosa dimana serumen tersebut bercampur dengan epitel kulit dan debu yang masuk ke saluran telinga.

Serumen sebenarnya merupakan mekanisme perlindungan telinga yang memiliki fungsi untuk melindungi telinga, untuk menangkap debu yang masuk ke saluran telinga, menghambat pertumbuhan kuman dan bakteri di telinga, serta menjaga agar air tidak masuk ke dalam telinga. Kotoran telinga sebenarnya tidak akan menyebabkan gangguan apabila jumlahnya wajar dan tidak berlebihan.

Sebenarnya telinga dapat membersihkan dirinya sendiri dengan cara mengeluarkan cairan serumen jadi jangan terlalu sering juga dalam membersihkan telinga. Secara anatomis, serumen dapat keluar dengan sendirinya bersama debu berkat dorongan mekanisme otot pipi saat sedang mengunyah makanan. Gerakan rahang akan membantu untuk melepaskan sisa kotoran yang menempel pada dinding saluran telinga sehingga kotoran dan debu yang masuk ke lubang telinga akan terdorong keluar dari saluran telinga. Namun tidak semua jenis serumen demikian.

Baca Juga :  Cara Membersihkan Telinga Dengan Benar

Apabila telinga memproduksi jumlah kotoran yang terlalu banyak dapat menyumbat telinga sehingga lama kelamaan jika menumpuk akan menyebabkan nyeri pada telinga hingga timbulnya gangguan pendengaran. Dalam kondisi ini memang perlu untuk membersihkan kotoran. Cara membersihkan dengan benar wajib Anda ketahui agar tidak salah dalam membersihkan telinga dan berakibat pada terganggunya pendengaran.

Cara Membersihkan Telinga dengan Benar

Telinga merupakan organ tubuh yang rawan mengalami cedera apabila tidak merawatnya dengan hati-hati. Sebaiknya jangan memasukkan benda asing yang dapat membahayakan telinga. Akan lebih baik juga jangan membersihkan telinga menggunakan cotton buds karena berpotensi akan semakin mendorong kotoran telinga masuk lebih dalam ke lubang telinga. Lalu bagaimana cara membersihkan telinga secara tepat dan benar? Berikut kami sajikan beberapa tipsnya.

  • Tidak boleh membersihkan telinga setiap hari dan sebaiknya membersihkan telinga ketika terasa gatal atau telinga berdenging.
  • Boleh membersihkan telinga menggunakan cotton buds, asal hati-hati dan memperhatikan beberapa hal. Sebaiknya kita mengetahui jenis serumen yang telinga keluarkan yaitu kotoran yang lunak dan kotoran yang keras menggumpal. Normalnya cairan lunak berwarna kekuningan. Sedangkan kotoran yang keras, padat, dan kehitaman para dokter menyebutnya dengan istilah cerumen obsturans atau cerumen prop sebaiknya segera memeriksakannya ke dokter agar dokter yang membersihkannya.
  • Membersihkan telinga menggunakan cotton buds hanya boleh pada 1/3 telinga bagian luar saja. Hanya bagian kapasnya saja yang boleh masuk ke dalam lubang telinga sedangkan gagangnya tidak boleh masuk.
  • Membersihkan telinga menggunakan obat tetes telinga yang telah dijual bebas di apotik atau toko obat. Anda dapat pula membersihkan telinga menggunakan obat tetes telinga yang mengandung hidrogen peroksida, baby oil, ataupun gliserin. Fungsi obat tetes telinga ini adalah untuk melunakkan kotoran telinga sehingga mudah untuk mengeluarkannya.
  • Menggunakan minyak kelapa karena memiliki kandungan rantai medium asam lemak yang dapat memecah gumpalan kotoran telinga. Minyak kelapa juga dapat membantu melawan infeksi dan bakteri. Panaskan sedikit minyak kelapa dan memasukkannya ke dalam saluran telinga menggunakan pipet tetes setelah itu mendiamkannya selama 5 menit lalu membersihkannya menggunakan kapas.
  • Menggunakan minyak almond yang dapat melunakkan kotoran telinga yang mengeras. Cara membersihkannya dengan minyak almond sama seperti halnya dengan minyak kelapa.
  • Menggunakan minyak zaitun agar kotoran telinga melunak. Minyak ini juga mengandung antibakteri yang dapat menjaga telinga tetap sehat.
  • Menggunakan air garam sama kuatnya dengan menggunakan obat tetes resep dokter. Caranya adalah dengan melarutkan 1 sendok makan garam ke dalam air. Kemudian merendam kapas pada larutan tersebut dan meneteskannya pada telinga.
  • Cara membersihkan yang lain yang dapat Anda lakukan adalah dengan pergi ke dokter. Dokter akan menggunakan alat khusus untuk mengeluarkan kotoran telinga atau menggunakan alat sedot (microsuction). Selain itu dokter juga akan merekomendasikan untuk melakukan irigasi telinga yaitu mengalirkan air bertekanan atau cairan NaCl steril ke dalam telinga untuk mengeluarkan kotoran telinga.
  • Sebaiknya Anda menghindari menggunakan ear candle atau lilin telinga karena tidak terbukti efektif untuk membersihkan telinga namun justru memiliki potensi bahaya yang besar yaitu dapat menyebabkan cedera telinga seperti terbakar dan tersumbatnya cairan telinga.
  • Jangan sekali-kali memasukkan benda runcing dan tajam ke telinga seperti kuku jari yang panjang, penjepit rambut, jarum jahit, kunci, dan alat-alat berbahaya lain karena beresiko membuat telinga menjadi cedera.
Baca Juga :  Mengenal Apa Itu Somnoplasty

Itulah beberapa cara untuk membersihkan telinga dengan tepat. Sebaiknya Anda segera konsultasi ke dokter spesialis kesehatan telinga, hidung, dan tenggorokan (THT) apabila mengalami beberapa gejala gangguan pendengaran, pusing, gatal-gatal parah pada telinga, keluar cairan atau darah dari dalam telinga, serta keluar bau tidak sedap dari dalam telinga setelah Anda membersihkan telinga. Apabila Anda mengalami gangguan pendengaran parah sehingga sulit untuk mendengar sebaiknya Anda menggunakan alat bantu dengar sesuai dengan anjuran dokter. Alat bantu dengar ini berguna untuk memudahkan proses komunikasi Anda sehari-hari. AQM Hearing Center Jakarta merupakan distributor alat bantu dengar Jakarta yang menyediakan berbagai tipe alat bantu dengar sesuai dengan kebutuhan anda.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.