Bahasa Verbal : Pengertian, dan Penggunaanya

bahasa verbal

Bahasa verbal merupakan bahasa komunikasi yang menggunakan simbol-simbol verbal. Terdapat beberapa aturan untuk setiap bahasa verbal yaitu fonologi, sintaksis, semantik, dan pragmatis. Bahasa verbal terbagi atas 2 jenis yaitu lisan dan tulisan.

Asal Usul dan Sejarah Bahasa

Dahulu kala saat jaman prasejarah (jaman ketika manusia belum mengenal tulisan) diduga bahasa non verbal lebih dahulu berkembang daripada bahasa verbal. Konon, makhluk-makhluk yang mirip dengan manusia (hominid) ini berkomunikasi dengan sesamanya menggunakan suara (seperti geraman, pekikan, dan sebagainya), postur, gerakan tubuh termasuk gerakan tangan dan lengan, dimana penggunaan bahasa sebagai alat komunikasi tersebut sedikit lebih maju daripada hewan primata yang ada saat ini.

Kemudian, nenek moyang manusia (Cro Magnon) belum mampu berbahasa verbal dan mereka berkomunikasi melalui gambar yang mereka buat pada dinding-dinding gua. Antara 40.000 sampai 35.000 tahun yang lalu, Cro Magnon mulai menggunakan bahasa lisan dengan sangat sederhana. Kelebihan homo sapiens dengan makhluk sebelumnya adalah kemampuan mereka untuk mengembangkan simbol atau lambang.

Bahasa lisan atau bahasa verbal lama-kelamaan semakin berkembang hingga akhirnya sampai ke Bangsa Yunani. Bangsa Yunani kemudian mengembangkan dan menyempurnakan sistem tulisan dan bahasa lisan hingga akhirnya berkembang seperti sekarang ini. Proses terbentuknya bahasa verbal menjadi sempurna seperti sekarang nyatanya telah melalui proses yang sangat panjang beribu-ribu tahun lamanya.

Pengertian Bahasa Verbal dan Komunikasi Verbal 

Apa sih arti dari bahasa verbal ? Apakah bedanya dengan bahasa non verbal?

Bahasa merupakan seperangkat simbol dengan aturan untuk mengkombinasikan simbol-simbol tersebut kemudian digunakan dan dipahami oleh suatu komunitas. Pengertian Bahasa verbal yaitu suatu sarana utama untuk menyampaikan maksud pemikiran dan perasaan manusia. Biasanya bahasa verbal menggunakan kata-kata yang merepresentasikan maksud pikiran dan perasaan setiap individu manusia yang menggunakannya.

Baca Juga :  Penyakit Othematoma Pada Daun Telinga

Komunikasi merupakan suatu proses pertukaran informasi antar individu atau kelompok dengan adanya makna atau tujuan yang ingin disampaikan. Pesan ataupun informasi yang diberikan dapat berupa komunikasi verbal dan komunikasi non verbal.

Komunikasi terbagi menjadi 2 jenis yaitu komunikasi lisan atau oral communication (seperti berbicara dan mendengar) dan komunikasi tertulis written communication (seperti membaca dan menulis). Verbal communication / Komunikasi Verbal merupakan suatu bentuk komunikasi dari komunikator kepada komunikan dengan lisan maupun tulisan.

Komunikasi verbal ini sangat penting dan proporsinya lebih banyak digunakan saat ini. Pada kehidupan sehari-hari, bahasa verbal mudah disampaikan oleh komunikator dan mudah dipahami oleh komunikan daripada menggunakan bahasa non verbal seperti bahasa isyarat. Ide-ide, pemikiran, keputusan lebih mudah disampaikan ketika menggunakan bahasa verbal. Itulah mengapa bahasa verbal lebih banyak proporsi penggunaanya daripada bahasa non verbal.

Proses penyampaian informasi menggunakan bahasa verbal dapat dilakukan menggunakan berbagai cara yaitu dengan media surat, lukisan, gambar, grafik, ataupun berkomunikasi secara langsung.

Komunikasi menggunakan bahasa non verbal merupakan proses saling mengirim dan menerima informasi tidak melalui lisan ataupun tulisan melainkan menggunakan bahasa isyarat seperti gerak dan gesture tubuh, sentuhan, ekspresi wajah, atau lain sebagainya.

Bahasa Verbal dan Bahasa Non Verbal (Bahasa Isyarat), Mana yang Lebih Penting?

Kedua bahasa ini sama-sama penting peranannya dalam kehidupan sehari-hari. Walaupun sebagian besar orang menggunakan bahasa verbal sebagai bahasa komunikasinya, namun tak dapat dipungkiri ada juga beberapa saudara kita yang yang tak seberuntung kita, ada yang menderita disabilitas tuna wicara ataupun tuna rungu wicara. Mereka menggunakan bahasa isyarat sebagai bahasa ibu yang digunakan sehari-hari.

Kita yang diberikan kenikmatan dapat menggunakan bahasa verbal dalam berkomunikasi sebaiknya tidak abai dengan adanya mereka penderita disabilitas. Kita sebaiknya juga belajar bahasa non verbal atau bahasa isyarat tersebut agar dapat membantu para penyandang disabilitas tuna wicara dan tuna rungu wicara.

Baca Juga :  Layanan Home Visit Alat Bantu Dengar Jakarta

Baik bahasa verbal maupun bahasa verbal keduanya sama-sama penting dalam berkomunikasi. Keduanya harus dipelajari secara beriringan karena bahasa verbal pasti sedikit banyak menggunakan bahasa isyarat untuk menggambarkan ekspresi dari suatu komunikasi yang disampaikan. Begitupula untuk penyandang disabilitas sudah tentu pasti akan menggunakan bahasa isyarat dalam komunikasi kesehariannya. Sedikit demi sedikit mereka harus diajari menggunakan bahasa verbal juga.

Apabila Anda membutuhkan alat bantu dengar bagi penderita disabilitas, Anda dapat mencarinya di distributor alat bantu dengar yang terpercaya. AQM Hearing Center Jakarta menyediakan berbagai alat bantu dengar dengan berbagai jenis spesifikasi sesuai kebutuhan Anda. Cukup kunjungi webstorenya di aqm-hearingcenter.com maka solusi atas kebutuhan alat bantu dengar akan terpenuhi.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.