5 Hal Penyebab Gendang Telinga Pecah

gendang telinga pecah

Salah satu bentuk gangguan telinga pada manusia yang perlu untuk diwaspadai adalah gendang telinga pecah. Gendang telinga adalah salah satu organ yang cukup penting peranannya dalam pendengaran. Ia menjadi salah satu bagian telinga yang harus dijaga kesehatannya. Terdapat berbagai macam bentuk gangguan telinga yang bisa terjadi bahkan bisa menyebabkan seseorang kehilangan pendengaran. Jika sudah seperti ini tentu akan sangat merepotkan sekali. Gendang telinga pecah menjadi salah satu bentuk gangguan telinga yang bisa menyebabkan tuli. Oleh karena itu kita harus mengetahui apa saja penyebab gendang telinga pecah. Yuk, cari tahu jawabannya dalam artikel berikut ini bersama Hearing Center Tangerang!

Gendang Telinga

Organ yang menjadi pemisah antara telinga bagian tengah dan telinga bagian luar ialah gendang telinga yang berupa selaput tipis. Apabila terdapat suara atau gelombang suara maka bagian telinga yang akan bergetar ialah selaaput tipis ini yang juga di sebut sebagai membrane timpani. Fungsi dari organ tubuh yang satu ini adalah untuk melindungi telinga yang ada di bagian tengah agar tidak kemasukan cairan, benda asing dan tidak terinfeksi bakteri. Karena bentuk dan sifatnya yang cukup tipis ini akhirnya membuat ia mudah pecah, robek dan bentuk kerusakan lainnya.

Penyebab Gendang Telinga Pecah

Apabila anda mengalami gendang telinga pecah maka anda tidak boleh menyepelekannya begitu saja. Hal ini dikarenakan kondisi ini bisa membuat anda kehilangan kemampuan pendengaran. Adapun penyebab dari munculnya gendang telinga pecah ialah beberapa hal sebagai berikut ini:

1.    Adanya Cedera

Jika sebelumnya anda pernah mengalami benturan yang cukup keras di bagian kepala dimana hal ini berdekatan dengan telinga maka hal ini bisa membuat terjadinya kerusakan pada telinga dengan waktu lama atau bahkan permanen. Cedera yang terjadi dengan cukup serius bisa membuat gendang telinga pecah. Salah satu penyebabnya adalah ketika anda melakukan pembersihan telinga menggunakan cotton buds ataupun alat lain yang tidak sesuai. Selain itu, jika anda terlalu sering mendengarkan suara dengan volume tinggi maka bisa juga menyebabkan gendang telinga mengalami kerusakan dan pecah.

Baca Juga :  Komponen dan Fungsi Telinga Bagian Dalam

2.    Terjadinya Infeksi pada Telinga Bagian Tengah

Penyebab gendang telinga rusak atau pecah berikutnya adalah apabila terjadi infeksi pada telinga bagian tengah. Kondisi ini seringkali dinamakan sebagai otitis media. Sasaran usia yang paling sering terkena dan memiliki resiko tinggi untuk mengalami otitis media adalah usia anak-anak. Hal ini terjadi karena adanya penumpukan cairan yang terletak di belakang gendang telinga. Penumpukan cairan tersebutlah yang kemudian bisa memicu adanya sebuah tekanan sehingga gendang telinga mengalami kerusakan.

3.    Telinga Mengalami Tekanan yang Terlalu Tinggi

Selanjutnya, ketika telinga mengalami tekanan dengan ukuran yang cukup tinggi maka hal ini juga bisa menyebabkan gendang telinga mengalami kerusakan. Kondisi dimana telinga mengalami tekanan tinggi ini seringkali disebut dengan Barotrauma. Biasanya hal ini akan terjadi ketika ada perbedaan tekanan udara di telinga bagian tengah dengan suasana di lingkungan luar telinga. Kondisi seperti ini bisa terjadi ketika anda sedang naik pesawat. Saat pesawat mulai take off, akan terjadi perubahan tekanan di kabin pesawat yang berjalan dengan fluktuatif. Sedangkan pada saat yang sama tekanan udara yang ada di telinga mengalami peningkatan. Kondisi seperti ini bisa membuat gendang telinga mengalami kerusakaan karena berada pada tekanan yang tidak seimbang.

4.    Masuknya Benda Asing ke Dalam Telinga

Apabila anda sedang membersihkan telinga maka anda harus membersihkannya dengan cara yang benar. Berhati-hatilah jika anda membersihkan telinga menggunakan cotton bud karena kapas yang terpasang bisa saja lepas dan akan menyangkut di saluran telinga anda. Hal tersebut tentu bisa membuat gendang telinga anda mengalami kerusakan. Masuknya benda asing ke dalam saluran telinga juga bisa menyebabkan telinga mengalami kerusakan yaitu robek, infeksi dan lain sebagainya.

Baca Juga :  Mengenal Penyebab Telinga Mengeluarkan Cairan

5.    Terlalu Sering Mendengarkan Suara Tinggi

Selain mendengarkan music dengan suara yang keras, beberapa jenis suara lain dengan suara dan volume yang tinggi juga bisa membuat telinga anda mengalami kerusakan. Beberapa jenis suara yang kami maksud adalah suara dari ledakan, suara mesin dan berbagai jenis suara lainnya yang sejenis. Dimana suara tersebut memiliki gelombang suara yang lebih tinggi dari suara normal.

Penanganan Gendang Telinga Pecah

Seseorang yang mengalami gendang telinga pecah biasanya hal ini bisa sembuh atau teratasi dalam waktu beberapa minggu. Biasanya dokter akan memberikan antibiotic dalam bentuk tetes jika terjadi sebuah infeksi di telinga yang mengalami kerusakan tersebut. Akan tetapi jika robekan yang ada pada membrane timpani ini tidak kunjung sembuh, maka ada beberapa tindakan yang mungkin akan diambil oleh dokter. Adapun tindakan yang diambil mudai dari penambalan agar jaringan bisa menutup robekan. Atau juga bisa dengan operasi tumplanoplasty yang menggunakan jaringan bagian tubuh lain agar bisa menutup lubang yang ada.

Ketika anda berada pada masa pengobatan, anda harus memastikan bahwa kondisi telinga anda berada pada kondisi yang kering serta tertutup. Anda bisa menggunakan penutup silicon anti air untuk mengatasi hal ini. Anda harus menghindari membersihkan telinga ketika anda masih berada pada tahap perawatan. Hal ini dilakukan agar tidak menyusutkan hidung dan meminimalisir keluarnya ingus. Tekanan karena ingus ini bisa berdampak pada kerusakan timpani.

Itulah beberapa informasi yang bisa kami sampaikan terkait dengan penyebab gendang telinga pecah. Bagi anda yang memiliki gangguan telinga atau masalah pendengaran, anda bisa menghubungi kami di Klinik Pendengaran Tangerang agar segera mendapatkan perawatan.

Baca Juga :  Mengenal Gendang Telinga dan Fungsinya
Open chat
1
Ingin konsultasi lebih dekat?
halo, ada yang bisa kami bantu?