Langkah-Langkah Pengobatan Tinnitus

pengobatan tinnitus

Tinnitus adalah salah satu gejala pendengaran yang tidak sehat. Banyak orang yang mungkin mengalami gejala tinnitus ini namun tidak menyadarinya sehingga bisa mengakibatkan atau menjadi sebuah masalah pendengaran yang lebih serius. Bagi anda yang belum tau apa itu tinnitus dan bagaimana pengobatan tinnitus yang benar, simak ulasan berikut bersama Hearing Center Jakarta!

Tentang Tinnitus

Kondisi tinnitus adalah gejala dari amsalah gangguan pendengaran lain yang ditandai dengan telinga yang terasa berdenging, bersiul atau bahkan muncul suara seperti mendesis hingga membuat telinga menjadi tidak nyaman. Hal ini merupakan gejala dari gangguan pendengaran seperti karena sistem sirkulasi, cedera pada telinga hingga masalah yang disebabkan oleh faktor usia. Gejala ini bisa terjadi hanya pada satu atau dua telinga sekaligus. Tinnitus terbagi menjadi dua jenis yaitu tinnitus objektif serta tinnitus subjektif. Adapun tinnitus objektif dapat terjadi jika orang lain bisa mendengar suara bisik yang anda rasakan pula. Penyebabnya adalah adanya pembuluh darah yang tidak normal di bagian dalam ataupun di sekitar telinga. Sedangkan pada tinnitus subjektif, hanya anda yang bisa mendengar rasa bising itu di telinga.

Penyebab Tinnitus

Semua penyakit tentu memiliki penyebab yang berbeda-beda. Penyakit tidak dapat terjadi jika tidak ada penyebabnya. Hal ini tentu juga berlaku pada tinnitus. Tinnitus disebabkan oleh berbagai bentuk sebab. Adapun beberapa jenis penyebabnya ialah sebagai berikut:

Faktor Usia

Penyebab yang pertama ialah terdapat pada usiaa. Sasaran empuk bagi tinnitus ini adalah mereka yang berusia mulai dari 60 tahun. Namun, hal ini bukan berarti orang yang berusia produktif tidak bisa mengalami tinnitus yaa.

Terpapar Suara Keras

Telinga yang terus-menerus terpapar oleh suara yang keras dan dalam jangka waktu yang cukup panjang atau bahkan jangka waktu pendek juga bisa terkena penyakit ini. Contoh suaranya ialah seperti suara mesin, alat berat hingga senjata api. Selain itu, kebiasaan mendengarkan music menggunakan earphone juga bisa menyebabkan tinnitus dapat terjadi.

Baca Juga :  Gangguan Pendengaran dan Diabetes Tipe 1

Penyumbatan Dari Kotoran Telinga

Selanjutnya, kotoran telinga yang menumpuk bisa menyumbat saluran telinga. Hal ini juga bisa menyebabkan tinnitus dapat terjadi. Cairan atau kotoran telinga memang memiliki manfaat untuk menjadi filter agar telinga terhindar dari benda asing. Namun, jika cairan ini menumpuk maka akan semakin sulit untuk dihilangkan dan kering. Hal ini bisa membuat telinga menjadi terganggu bahkan di suatu kondisi bisa menyebabkan iritasi pada gendang telinga.

Perubahan Telinga

Adanya perubahan yang terjadi pada tulang telinga juga bisa menjadi penyebab tinnitus. Contohnya adalah ketika tulang telinga bagian tengah menjadi kaku atau mengalami otosklerosis karena adanya pertumbuhan tulang yang abnormal serta bersifat genetik.

Selain beberapa hal diatas, ada beberapa kondisi yang juga menjadi penyebab adanya gejala tinnitus. Beberapa diantaranya adalah penyakit Meniere, neuroma akustik, cederan yang terjadi di kepala atau leher, adanya kelainan fungsi pada tuba eustachius, mengonsumsi obat tertentu serta adanya kejang otot yang terjadi pada telinga di bagian dalam. Terpaparnya telinga dengan suara yang terlalu keras juga bisa menjadi penyebab dari gejala tinnitus. Sehingga, ketika anda sedang mendengarkan music atau sedang berada di lingkungan yang berissik, anda perlu menggunakan penutup atau pelindung telinga. Penyebab lain ialah seperti kebiasaan buruk merokok serta masalah kardiovaskular.

Langkah-Langkah Pengobatan Tinnitus

Selanjutnya kita akan membahas tentang langkah-langkah pengobatan tinnitus. Adapun untuk pengobatan tinnitus dapat anda lakukan dengan melakukan penyesuaian terhadap kondisi yang menjadi penyebab tinnitus dapat terjadi. Jika anda mengalami tinnitus karena efek samping dari mengonsumsi obat tertentu, maka yang harus anda lakukan ialah berhenti mengonsumsi obat tersebut. Selanjutnya anda bisa menggantinya dengan obat lain yang juga memiliki manfaat yang sama. Selain itu, anda juga perlu untuk menjaga kebersihan telinga anda dari kotoran yang menempel.

Baca Juga :  4 Cara Menjaga Kualitas Pendengaran Anda|Alat Bantu Dengar

Apabila tinnitus terjadi karena anda mengidap penyakit Meniere, maka anda tetap akan merasakan adanya suara mendengung meski anda sudah melakukan pengobatan. Anda bisa melakukan terapi perilaku kognitif karena ia bisa mengurangi gejala tinnitus. Pengobatan tinnitus lainnya ialah dengan menangani pembuluh darah yang juga menjadi salah satu penyebab tinnitus. Anda juga bisa menggunakan alat pelindung telinga atau alat bantu dengar apabila dinilai dibutuhkan.

Jika anda mau, anda bisa melakukan pengobatan tinnitus dengan terapi biofeedback. Biofeedback adalah terapi pelatihan untuk mengendalikan fungsi tubuh manusia seperti detak jantung, keringat hingga pernapasan. Anda mungkin juga perlu menggunakan masker tinnitus apabila disarankan oleh audiolog. Sebelum memastikan ingin menggunakan bentuk pengobatan tinnitus yang seperti apa, anda bisa melakukan konsultasi terlebih dahulu kepada audiolog kepercayaan anda. Anda bisa mengunjungi kami di Klinik Pendengaran Jakarta.

Hearing Center Jakarta

Salah satu klinik pendengaran Jakarta yang terbaik adalah AQM Hearing Center Jakarta. Disini anda akan menemukan ahli pendengaran yang bisa anda percaya untuk menanganis permasalahan pendengaran anda. Selain tersedia ahli audiolog yang bisa menjadi tempat konsultasi anda, anda juga bisa menemukan berbagai macam produk dan perawatan kesehatan telinga. Yuk, tunggu apalagi? Lakukan pengobatan tinnitus anda hanya di Klinik pendengaran Jakarta!