Terapi Oksigen Untuk Membantu Mengobati Gangguan Pendengaran

terapi oksigen

Pernahkah anda mendengar istilah tentang terapi oksigen? Menurut berbagai peneliti, terapi oksigen hiperbarik bisa di manfaatkan untuk membantu mengobati pendengaran. Terdapat sebuah kasus di mana bunyi karena letupan yang keras serta suara teredam bisa membuat rasa pusing mendadak serta gangguan pendengaran mendadak. Hal ini adalah tanda adanya kasus yang cukup serius. Penyakit atau gangguan ini di sebut dengan gangguan pendengaran mendadak sensorineural (SSHL). Bagi orang biasa penyebutan kasus ini di sebut dengan tuli mendadak. Seseorang yang mengalami ini bisa kehilangan pendengaran secara cepat. Biasanya pada kasus ini pengobatan yang di gunakan adalah kortikosteroid. Namun, kini peneliti dari Korea Selatan menemukan solusi baru yaitu terapi oksigen. Ingin tahu tentang terapi oksigen hiperbarik (HBOT) ini? Yuk, simak ulasan berikut bersama Hearing Center Tangerang!

Tentang Terapi Oksigen Hiperbarik (HBOT)

Dalam paragraph ini akan kami sampaikan terlebih dahulu tentang terapi oksigen hiperbarik (HBOT). Terapi ini merupakan terapi medis standar namun ia juga bisa menjadi kunci untuk pasien SSHL. Hal ini di karenakan terapi medis jenis ini bisa membuat pasien mendapatkan kembali pendengaran mereka. Sebelumnya, para pekerja medis akan merekomendasikan kortikostreoid untuk mengatasi masalah pendengaran. Kini, terapi oksigen bisa bekerja sama dengan kortikosteroid dan bisa menghasilkan kepulihhan pendengaran yang cukup signifikan.

Onset Cepat serta Pengobatan Untuk Tuli Mendadak

Tuli yang muncul secara mendadak bisa di sebabkan oleh berbagai hal. Biasanya tuli mendadak ini di sebabkan oleh adanya cedera pada bagian kepala serta munculnya demam yang tinggi. Selain itu, penyebab lainnya adalah adanya infeksi virus hingga masalah sirkulasi darah yang terjadi pada telinga. Akan tetapi, pada beberapa kasus terjadi idiopatik atau tidak di ketahui penyebabnya.

Baca Juga :  Bahasa Verbal : Pengertian, dan Penggunaanya

Dalam hal mengurangi peradangan serta pembengkakan yang bisa terjadi akibat adanya SSHL, maka anda bisa menggunakan kortikosteroid untuk mengatasinya. Hingga saat ini pengobatan jenis ini adalah yang paling sering di lakukan oleh para ahli. Hal ini menjadi lebih efektif jika di gunakan oleh orang yang sudah di ketahui penyebab penyakitnya. Steroid yang di berikan dalam waktu semakin cepat maka akan semakin baik sehingga kemungkinan pasien untuk sembuh sangatlah besar. Pada beberapa kasus mungkin penggunaan steroid tidaklah cukup. Sehingga penambahan HBOT untuk campuran bisa membantu memulihkan pendengaran pasien.

Penyebab tuli mendadak memang sangat bervariasi. Meski penyebabnya cukup beragam, anda tetap harus melakukan pemeriksaan ke dokter jika mengalami hal ini. Anda bisa mengunjungi dokter THT kepercayaan anda atau mengunjungi kami di Klinik Pendengaran Tangerang.

Kortikosteroid Tidak Berhasil? Terapi Oksigen!

Seperti yang sudah dijelaskan pada paragraph sebelumnya bahwa terapi oksigen dapat dilakukan jika kortikostroid tidak berhasil. Saat melakukan HBOT maka pasien akan ditempatkan dalam sebuah ruang yang memiliki tekanan serta peningkatan kadar oksigen di telinga dalam. Tekanan udara yang ada di perangkat memiliki tekanan yang lebih tinggi 3 kali dibandingkan dengan tekanan udara standar. Hal ini akan memungkinkan anda untuk mengambil lebih banyak oksigen dibandingkan ketika ia berada pada tingkat tekanan udara yang normal.

Proses peningkatan tekanan udara tersebut bisa memperbaiki aliran darah di telinga yang mengalami kerusakan serta bisa meningkatkan pemulihan pembuluh darah. Dengan adanya radikal oksigen ini maka HBOT bisa memberikan sebuah efek antibakteri serta bisa meningkatkan perkembangan pembuluh darah baru.

Efek Samping HBOT

Mengenai efek samping dari terapi oksigen ini sangat jarang terjadi hal yang serius hingga komplikasi. Maka dari itu HBOT ini dinilai lebih aman meski tetap ada beberapa resiko. Contoh resikonya ialah seperti sinus atau barotrauma telinga. Hal tersebut akan sangat wajar terjadi karena penyebabnya adalah perubahan tekanan yang telah dilakukan. Beberapa orang biasanya juga akan mengalami gangguan penglihatan secara sementara.

Baca Juga :  Cara Mengatasi Gangguan Telinga Akibat Kotoran

Kelebihan dan Kelemahan HBOT Lainnya

Berikut ini adalah beberapa kelebihan HBOT yang bisa anda dapatkan:

  1. Merupakan sebuah perawatan telinga yang memiliki akses cukup mudah.
  2. Waktu yang digunakan cukup singkat.

Adapun kelemahannya ialah sebagai berikut:

  1. Terapi oksigen sangat terbatas secara ketersediaan karena merupakan sebuah fasilitas khusus. Bagi mereka yang menderita klaustrofobia, paru-paru kolaps serta baru mengalami operasi telinga maka tidak diperbolehkan untuk melakukan terapi oksigen.
  2. Kegiatan ini tidak boleh menjadi sebuah terapi tunggal. Harus dilakukan kortikosteroid terlebih dahulu. Barulah ketika kondisi tetap parah dan kortikosteroid tidak bisa mengatasi maka bisa menggunakan terapi oksigen.

Itulah informasi yang bisa kami berikan terkait dengan terapi oksigen. Bagi anda yang memiliki keluhan terhadap pendengaran, maka anda bisa mengunjungi kami di Klinik Pendengaran Tangerang. Hearing Center Tangerang ini menyediakan berbagai layanan mulai dari konsultasi, perawatan pendengaran hingga penjualan produk seperti Alat Bantu Dengar. Tersedia banyak sekali pakar atau ahli di bidang THT sehingga anda tidak perlu meragukan kami. Anda juga bisa membaca seluruh informasi mengenai kesehatan telinga hanya di AQM-Hearingcenter.com. Bagi anda yang sedang berada di Tangerang, tunggu apa lagi? Lakukan konsultasi dan perawatan pendengaran hanya di Hearing Center Tangerang!