Suara Bising Menyebabkan Gangguan Pendengaran

gangguan pendengaran konduktif

Apakah anda sering berada di lingkungan bising? Seperti pabril, proyek abngunan, dan lainnya? jika iya maka penting buat anda menjaga kesehatan pendengaran. Suara bising bisa menjadi penyebab gangguan pendengaran. Ganaguan pendengaran akibat suara bising ini disebut dengan Noise Induced Hearing Loss (NIHL). Kondisi ini menyebabkan telinga tidak bisa berfungsi sebagaimana semestinya. NIHL ini hiasanya terjadi pada kedua telinga sekaligus. Ingin mengatahui NIHL lebih lanjut? simak ulasan berikut bersama Hearing Center Jakarta!

Definisi NIHL

NIHL atau ketulian ini merupakan suatu kondisi akibat paparan suara bising yang terlalu lama maupun singkat. Kebisingan ini bisa menyebabkan gangguan pendengaran menurun hingga ketulian. Meskipun terdengar dalam waktu yang singkat, suara bising bisa menyebabkan tuli semantara hingga permanen. Biasanya seseorang yang mengalami kondisi ini tidak langsung menyadarinya. Efek dari kebisingan ini baru terasa setelah beberapa hari. Gangguan pendengaran akibat bising ini tidak hanya menyerang pada orang lansia saja, akan tetapi juga dapat menyerang anak-anak hingga orang dewasa.

Sudah banyak penelitian yang menunkukkan jika suara keras bisa menyebabkan bising. Studi dari Centers of Disease Control and Prevention pada tahun 2011-2012 mengungkapkan, tes pendengaran dan wawancara dengan peserta, ditemukan hasil bahwa ada 10 juta orang tua (6 persen) di bawah usia 70 tahun di Amerika Serikat dan 40 juta orang dewasa (24 persen) yang menunjukkan gangguan pendengaran pada telinga mereka karena terpapar suara keras. Orang yang berada di lingkungan yang bising, atau para pekerja pabrik dengan suara mesin yang keras, berisiko lebih tinggi mengalami NIHL. Anak-anak dan remaja yang sering mendengarkan musik melalui earphone juga rentan mengalami gangguan pendengaran ini.

Baca Juga :  Alat Bantu Dengar, Solusi untuk Gangguan Pendengaran

Gejala NIHL

Biasanya tuli akbiat kebisingan bisa terjadi pada kedua telinga. akan tetapi penurunan gangguan pendengaran tidak muncul secara bersmaan. Gejala yang paling dirasakan yaitu sulit mendengar suara meskipun dengan volume yang keras. Ganguguan pendengaran akibat suara bising seara terus menerus bisa terjadi selama 16 sampai 48 jam. Meskipun ada yang bersifat sementara, kerusakan pada pendengaran tetap berlangsung dalam waktu yang lama.

Tuli akbiat dari kebisingan ini bisa menyebabak tinnitus saluran pendengaran. Berikut merupakan gejala gejala titanus:

  • Perubahan suasana hati dan emosional yang drastis
  • Susah fous
  • Tidur tidak nyenyak

Tinnitus ini memiliki tingakan mulai dari ringan hingga akut. Penyabab dari tinnitus ini bisa karena penggunaan arkoba, perubahan pembuluh darah, dan faktor lainnya. Namun jika anda mengalami tinnitus yang berkepanjangan bisa jadi anda terkena NIHL.

Penyebab NIHL

Trauma akustik seperti cedera pada telinga bagian dalam akibat suara dengan volume yang tinggi menjadi salah satu penyebab NIHL. Cedera ini bisa terjedi setelah anda mengdengar suara dentuman yang keras atau bisa juga suara deari desibel yang cukup rendah dalam waktu yang lama. Selain itu, NIHL juga disebabkan oleh aktivitas seperti:

  • Mengendarai mobil salju
  • Menembak
  • Mendengarkan musing dengan earphone
  • Bermain musik
  • Menonton konser
  • Mengunakan mesin yang menghasilkan suara keras

Faktor Resiko NIHL

Adapun faktor-faktor yang dapat menyebabkan NIHL yaitu:

  • Bekerja di tempat yangbsising seperti pabrik dan industri
  • Berada di tempat yang meghasilkan desible tinggu secara terus menerus
  • Sering menonton konser
  • Terpapar suara kerang tanpa menggunakan peindung telinga.

Suara diukur dalam satuan yang disebut desibel. Suara yang berada pada 70 desibel A-weighted (dBA) atau lebih rendah dinilai aman dan tidak dapat menyebabkan gangguan pendengaran bahkan setelah terpapar cukup lama. Namun, paparan yang lama atau berulang pada suara yang berada pada 85 dBA atau lebih, dapat menyebabkan gangguan pendengaran.

Baca Juga :  Kenali Gejala Kanker Telinga

Tingkatan Desibel Bunyi

Untuk menjaga kesehatan telinga dari paparan suara bising, sebaiknya anda mengethaui urutan desibel rata-rata dari beberapa suara yang sering didengar sehari-hari:

  • Percakapan normal: 60-70 dBA.
  • Menonton bioskop: 74-104 dBA.
  • Suara motor: 80-110 dBA.
  • Mendengarkan musik melalui earphone pada volume suara maksimum, dan menonton konser: 94-110 dBA.
  • Bunyi sirene: 110-129 dBA.
  • Pertunjukkan kembang api: 140-160 dBA

Cara Mengatasi NIHL

  • Alat bantu dengar

Ganggun pendengaran ini tidak bisa disembuhkan akan tetapi bisa diobati. Biasanya dokter akan merekomendasikan untuk menguankan alat bantu dengar.

  • Pelindung telinga

Apabila anda sering berada di lingkungan yang bising penting buat anda untuk melindungi telinga anda. anda bisa menggunakan penutup telinga dan jenis alat lain untuk melindungi pendengarn anda.

  • Obat-obatan

Biasanya dokter akan meresepkan obat-obatan unu mengangani masalah pendengaran. Obat yang dokter berikan juga menyesuaikan terhadpa penyebab dan tingkat keparahan NIHL.

Cara Mencegah NIHL

NIHL merupakan gangguan pendengaran yang dapat anda cegah. Berikut adalah cara yang anda lakukan untuk mencegah NIHL:

  • Mengethaui suara-suara yang bisa menyebabkan kerusakan
  • Menggunakan pentup telinga saat bekerja di kebisingan
  • Mengurangi paparan suara keras
  • Waspada terhadap suara yang berbahaya
  • Segera lakukan tes oendengaran jika megalami gangguan pendengaran

Jangan anggap sepee suara bising di sekitar kamu. Tidak hanya menggangu, suara biding juga bebahaya bagi kesehatan pendengaran. Segera hubungi dokter apabila mengalami gejala seperti di atas.

Untuk melakukan pemeriksaan, anda bisa menghubungi kami AQM-Hearing Center. Temukan solusi maslah pendengaran anda di sini tentunya hanya di AQM-Hearing Center.