Penyebab Penyakit Tinnitus

penurunan kemampuan pendengaran

Tinnitus merupakan suatu gejala terjadinya penyakit ataupun gangguan pada sistem pendengaran. Tanda-tanda seperti mendengar bunyi berdenging pada telinga, terdengar sensasi bunyi seperti berdengung, berdesis, atau bergemuruh merupakan suatu gejala dari penyakit tinnitus. Lalu, apa sajakah penyebab penyakit tinnitus? Yuk simak pembahasan mengenai tinnitus berikut ini.

Ada beragam faktor yang dapat menjadimenjadi penyebab penyakit tinnitus. Contohnya cedera pada telinga, menurunnya fungsi pendengaran yang muncul seiring bertambah usia, hingga gangguan pada sistem sirkulasi tubuh. Tinnitus dapat terjadi pada pendengaran semua orang, tidak memandang jenis kelamin atau usia. Namun, tinnitus biasanya lebih sering dialami oleh orang berusia di atas 65 tahun.

Banyak sekali faktor yang menyebabkan telinga mendengung (tinnitus), mulai dari gaya hidup, apa yang kita konsumsi, faktor usia, sampai adanya penyakit telinga. Berikut merupakan beberapa faktor yang dapat menyebabkan seseorang terkena penyakit tinnitus.

Air atau Cairan Masuk ke Dalam Telinga

Berenang ataupun mandi keramas memang rawan sekali terjadi kemasukan air ke dalam telinga. Hal ini akan menimbulkan rasa tidak nyaman pada telinga. Telinga yang kemasukan air saat mandi ataupun berenang akan terasa berdengung.

Kotoran Telinga yang Menumpuk

Kondisi ini dapat menyebabkan saluran telinga menjadi tersumbat. Gelombang suara yang masuk ke lubang telinga tidak bisa masuk ke bagian telinga yang lebih dalam inilah yang menyebabkan adanya suara dengungan. Hal ini menyebabkan terjadinya gangguan pendengaran yang berupa pendengaran yang mulai berkurang dan telinga mendengung.

Aliran Darah Tidak Lancar

Apabila aliran darah tidak lancar juga dapat menyebabkan telinga menjadi mendengung. Untuk itu sebaiknya rutin berolahraga minimal 2 kali dalam seminggu agar aliran darah lancar dan untuk menjaga kesehatan tubuh.

Baca Juga :  Mengenal Penyakit Kolesteatoma

Konsumsi Obat-Obatan

Konsumsi obat-obatan dengan dosis yang tinggi dan dalam jumlah yang berlebih dapat menyebabkan gangguan pada sistem pendengaran. Telinga mendengung adalah efek sampingnya. Konsumsi obat secara berlebihan memang tidak baik pula untuk kesehatan. Untuk itu konsumsilah obat apabila memang benar-benar membutuhkan dan berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter bila perlu. Jenis obat yang memiliki efek samping adalah aspirin, bebrapa obat antibiotik, antiradang, dan antidepresan.

Minuman Beralkohol dan Berkafein

Minuman beralkohol dan berkafein tidak hanya memberikan dampak buruk bagi tubuh saja namun juga dapat menyebabkan gangguan pendengaran.

Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi)

Hipertensi dan stres menjadi salah satu faktor penyebab telinga mendengung. Kondisi ini penyebabnya adalah karena aliran darah tidak lancar, menyebabkan pusing pada kepala dan akhirnya menyebabkan telinga mendengung.

Infeksi Saluran Telinga

Gejala Infeksi saluran telinga adalah telinga yang mendengung dan rasa sakit atau nyeri pada telinga. Penyakit Infeksi telinga dapat terjadi karena banyak faktor. Sebaiknya janganlah menganggap sepele telinga mendengung akibat infeksi telinga karena akan berpengaruh pada pendengaran keseluruhan dan bisa menyebabkan gangguan pendengaran hingga tuli permanen sehingga Anda harus menggunakan alat bantu dengar. Tidak mau kan hal tersebut terjadi? Untuk itu segeralah periksa ke dokter apabila mengalami gejala tersebut.

Penyakit Meniere

Penyakit ini dapat menyebabkan gangguan pada telinga bagian dalam, cedera pada leher atau kepala yang akan menimbulkan gejala serta nyeri pada telinga. Meniere terjadi akibat adanya tekanan pada koklea. Penyakit meniere juga dapat menyebabkan penyakit vertigo berat dan membuat penderitanya mengalami kehilangan fungsi pendengaran.

Otosklerosis

Penyakit ini dapat menyebabkan kekakuan pada tulang kecil pendengaran pada telinga bagian tengah sehingga fungsinya terganggu dan menyebabkan gangguan pendengaran seperti telinga mendengung.

Baca Juga :  Layanan Home Visit Alat Bantu Dengar Depok

Diabetes

Penyakit metabolik seperti diabetes juga dapat menyebabkan telinga mendengung. Hal ini karena peningkatan gula darah akan mempengaruhi saraf tubuh manusia.

Gangguan pada Sendi Rahang

Nama lain dari penyakit ini adalah temporomandibular disorder (TMD). Temporomandibular disorder (TMD) ini dapat menyebabkan rasa nyeri pada sekitar rahang. Penderita akan kesulitan untuk menggerakkan rahang, berbicara, berekspresi, hingga bernapas. Dalam kasus terberat, penderitanya juga dapat mengalami gangguan saraf sehingga dapat menyebabkan telinga mendengung.

Cedera

Apabila kepala atau telinga mengalami cedera akibat benturan benda keras akan mengakibatkan peredaran darah menjadi terganggu dan kemungkinan menyebabkan organ dalam telinga ikut terganggu. Terganggunya organ dalam telinga inilah yang menyebabkan telinga mendengung.

Mendengar Suara Terlalu Keras

Ketika kita mendengarkan musik melalui headset atau headphone dengan volume terlalu keras akan menyebabkan telinga mendengung hingga pecahnya gendang telinga. Menonton konser musik dengan soundsystem yang terlalu kencang juga dapat mengakibatkan telinga mendengung dan sakit. Suara yang terlalu keras ini dapat mengakibatkan kerusakan permanen pada sel koklea.

Percakapan antar manusia intensitasnya hanya 60 desibel. Namun apabila Anda mendengarkan suara yang terlampau keras lebih dari 85 desibel maka sel –sel rambut kecil di telinga bagian dalam yang akan bergetar dan mengirimkan pesan ke otak ini akan mengalami gangguan bahkan rusak. Apabila sel rambut tersebut rusak maka tidak akan tumbuh kembali dan menyebabkan otak salah menafsirkan suara sehingga akhirnya memunculkan suara berdengung.

Beberapa profesi yang sering bergelut dengan suara kencang seperti musisi rock, pilot, penebang pohon, ataupun tentara yang sering mendengar suara tembakan dan dentuman rawan mengalami kondisi ini.

Faktor Usia

Orang dengan usia tua sudah tentu mengalami penurunan fungsi organ tubuh, begitu pula dengan organ pendengaran. Gangguan pendengaran akan lebih sering terjadi dikarenakan menurunnya fungsi organ telinga. Salah satu gejalanya adalah telinga mendengung.

Baca Juga :  Mengenal Penyakit Neuroma Akustikus

Nah itulah beberapa penyebab penyakit tinnitus yang dapat menyerang sistem pendengaran manusia kapan saja. Kini, hadir AQM Hearing Center yang dapat Anda jadikan solusi apabila membutuhkan konsultasi terkait gangguan pendengaran. Selain itu, AQM Hearing Center juga menawarkan berbagai alat bantu pendengaran jika anda, keluarga atau sodara serta kerabat anda membutuhkannya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.