Masalah Pendengaran yang Sering Terjadi

masalah pendengaran

Manusia memiliki panca indera yang kelimanya memiliki fungsi dan berperan sangat penting untuk kehidupan. Salah satu panca indera ialah indera pendengaran dengan organ tubuh bernama telinga. Fungsi telinga selain untuk alat pendengaran, ia juga berperan untuk menjaga keseimbangan tubuh. Namun, sudahkah anda merawat dan memperhatikan telinga anda? Perawatan telinga seringkali di abaikan oleh sebagian orang. Padahal kesehatan telinga ini sangat penting untuk di lakukan. Telinga perlu di jaga kesehatan dan kebersihannya agar tidak menimbulkan berbagai gangguan yang tidak di inginkan. Sudah tahukah anda tentang beberapa masalah pendengaran? Yuk, simak ulasan berikut bersama Hearing Center Tangerang!

Masalah Pendengaran Yang Sering Terjadi

Beberapa masalah pada telinga bisa menyebabkan pendengaran mengalami penurunan hingga menyebabkan tuli. Gangguan atau masalah pendengaran yang biasa terjadi pada manusia ialah sebagai berikut:

1. Otitis Media

Gangguan yang bernama otitis media ialah gangguan berupa infeksi atau radang telinga yang ada di bagian tengah telinga. Otitis media dapat terjadi pada orang dewasa serta anak-anak. Biasanya penyakit ini terjadi ketika ada mukosa yaitu bagian pernapasan yang atas berlendir hingga menyebabkan bengkak akibat pilek, terjadi infeksi pada organ pernapasan serta alergi. Jika hal tersebut terjadi, maka tubang Eustachia bisa saja tertumpuk oleh penumpukan cairan hingga menyebabkan tersumbat. Manusia dewasa bisanya memiliki tabung Eustachia yang tentunya lebih besar dari pada anak-anak. Sehingga orang dewasa tentu akan lebih jarang untuk mengalami infeksi telinga dari pada anak-anak yang akan lebih sering mengalami infeksi telinga.

Apabila infeksi yang ada di telinga tidak segera di obati, maka tentu infeksi akan semakin parah. Penyakit ini bisa mengakibatkan adanya infeksi pada tulang mastoid yang ada di belakang telinga, gendang telinga juga bisa pecah bahkan juga bisa menjadikan seseorang mengalami gangguan atau tuli secara permanen.

Baca Juga :  Penurunan Kemampuan Pendengaran dan Cara Menanganinya

2. Tinnitus

Pernahkah anda merasakan dengingan di telinga? Jika iya dan hal tersebut sering terjadi pada anda maka anda harus lebih waspada. Tanda tersebut bisa jadi merupakan tanda bahwa anda mungkin mengalami penyakit tinnitus. Penyakit ini biasanya dapat terjadi setelah anda mendengarkan beberapa bunyi yang bising dan keras, suara ketukan, suara gumaman hingga berdengung juga bisa jadi menyebabkan adanya penyakit tinnitus. Suara dengingan seringkali terjadi secara terus menerus, namun ada pula yang terdengar seperti terputus-putus.

Tinnitus dapat terjadi karena adanya kerusakan di ujung-ujung mikroskopik saraf pendengaran pada telinga bagian dalam. Penyebab dari kerusakan ini ialah karena telinga terpapar oleh suara yang bising dan keras untuk waktu yang cukup lama. Semakin menua usia seseorang juga mempengaruhi kerusakan pada saraf pendengaran serta menyebabkan adanya tinnitus. Tentu cara yang tepat agar anda terhindar dari penyakit ini adalah dengan menjaga kesehatan telinga serta meminimalisir adanya paparan suara yang begitu keras.

3. Swimmer’s Ear (Telinga Perenang)

Swimmer’s ear atau telinga perenang ini juga seringkali di sebut sebagai penyakit yang bernama otitis eksterna. Penyakit otitis eksterna adalah penyakit yang berupa adanya infeksi yang terjadi di telinga bagian luar. Penyebabnya adalah adanya air yang terjebak di dalam saluran telinga hingga menyebabkan bakteri-bakteri yang ada semakin terperangkap di tempat tersebut. Dengan adanya air yang masuk pada saluran telinga tentu akan membuat saluran telinga menjadi semakin lembab. Hal tersebutlah yang menyebakan bakteri semakin berkembang biak di dalam saluran pendengaran.

Kondisi ini dapat semakin parah bahkan bisa menyebabkan lapisan yang ada pada kulit telinga dalam justru membengkak hingga menyebabkan iritasi serta infeksi. Otitis eksterna memang seringkali terjadi pada seorang perenang namun bukan berarti kondisi lain tidak bisa menyebabkan munculnya penyakit ini. Seseorang yang sedang mandi kemudian air mandi yang digunakannya tiba-tiba secara tidak sengaja masuk ke dalam saluran telinga juga bisa menyebabkan munculnya penyakit ini.

Baca Juga :  Nikotin Menyebabkan Gangguan Pendengaran Bayi

4. Menumpuknya Kotoran Pada Saluran Telinga

Earwax atau dalam istilah Bahasa Indonesia adalah kotoran telinga ini seringkali di sebut sebagai serumen. Serumen ialah sebuah komponen yang dapat tercipta secara alami dan di hasilkan oleh sebuah kelenjar khusus yang berada di luar bagian telinga. Tujuan dari adanya earwax ini adalah untuk menjebak partikel-partikel asing seperti debu hingga partikel asing lainnya yang msuk ke dalam telinga tidak bisa mencapai dan menuju ke gendang telinga.

Pada keadaan yang normal, serumen ini akan menumpuk kemudian mengering secara alami lalu keluar dari telinga secara alami. Akan tetapi, adanya serumen yang begitu banyak dan menumpuk pada telinga akan menyebabkan gangguan serta masalah pendengaran. Untuk melakukan pembersihan telinga sendiri tidak bisa di lakukan secara sembarangan karena pembersihan dengan cara yang salah akan menyebabkan gangguan pula. Seringkali kita memanfaatkan cotton buds untuk membersihkan teling padahal hal tersebut tidak di sarankan karena akan menyebabkan kotoran semakin masuk ke dalam saluran telinga.

Itulah informasi mengenai masalah pendengaran dari Hearing Center Tangerang. Bagi anda yang membutuhkan konsultasi terkait masalah pendengaran, jangan lupa untuk berkunjung ke Hearing Center Tangerang yaa!