Tips Membersihkan Kotoran Telinga yang Aman

kotoran telinga

Menjaga kebersihan adalah salah satu cara untuk merawat serta bersyukur atas apa yang ada pada diri kita masing-masing. Tidak hanya lingkungan, kebersihan diri kita juga harus di jaga dengan baik. Karena tubuh adalah asset manusia yang sangat berharga. Ketika salah satu organ yang ada di tubuh kita tidak terjaga kebersihannya, maka bisa menimbulkan penyakit yang akan menyebabkan kita kehilangan keseimbangan tubuh. Aktifitas menjadi kurang nyaman dan lain sebagainya. Nah, kali ini Klinik Pendengaran Depok akan berbagi informasi tentang tips untuk membersihkan kotoran telinga yang benar dana man. Penasaran dengan isinya? Yuk, simak ulasan berikut!

Kotoran Telinga

Pernahkah kamu membersihkan kotoran telingamu sendiri? Ya, kotoran telinga memang dapat dibersihkan sendiri. Namun, sebelum kamu melakukannya jangan lupa untuk mempelajari cara yang benar. Karena, ketika kamu melakukannya dengan cara yang salah maka akan terjadi cedera di telingamu.

Kotoran telinga seringkali disebut sebagai serumen. Ia adalah hasil dari kelejar saluran telinga. Adapun jumlah serta jenisnya pun berbeda-beda setiap orang. Adanya kotoran telinga jika masih berada pada jumlah yang normal sebenarnya memiliki manfaat. Manfaatnya adalah untuk melindungi telinga serta menghambat pertumbuhan kuman yang ada di liang telinga. Semua akan bermanfaat ketika berada di angka yang normal bukan?

Fungsi Serumen Prop

Kotoran telinga memiliki fungsi untuk menghalangi debu-debu atau partikel kecil lain yang bisa menginfeksi atau menyebabkan gangguan tertentu terutama pada gendang telinga. Selain itu, ia juga memiliki fungsi untuk menjadi sebuah lapisan yang dapat melindungi kulit saluran telinga sehingga tidak mudah terkena air masuk begitu saja. Apabila telinga ini begitu bersih, justru berbagai hal yang tidak diinginkan akan terjadi. Contohnya adalah telinga menjadi gatal, kering serta rentan untuk terkena infeksi.

Baca Juga :  6 Tips Perawatan Alat Bantu Dengar yang Mudah

Sebenarnya, telinga manusia sudah tersistem untuk memiliki mekanisme pembersihan sendiri hanya dengan gerakan rahang. Gerakan yang dimaksud adalah gerakan mengunyah atau melalui proses pengupasan kulit. Ketika mengunyah, kotoran akan terdorong hingga ke bagian terluar dari saluran telinga. Kemudian kotoran telinga juga akan membawa debu serta benda asing yang ada di saluran telinga untuk keluar dari saluran tersebut. Gerakan rahang ini juga akan membantu untuk melepaskan sisa kotoran yang menempel pada dinding saluran telinga sehingga tentu akan semakin mudah untuk terlepas.

Adanya Sumbatan Karena Kotoran

Pada paragraph sebelumnya sudah dijelaskan bahwa telinga memiliki mekanisme sendiri untuk melakukan pembersihan kotorannya. Namun, sebagian orang memiliki saluran telinga yang abnormal atau kecil. Sehingga, kotoran telinga akan sulit keluar dengan sendirinya apabila tidak di bantu. Hal tersebut tentu akan memicu tersumbatnya saluran telinga karena kotoran dari telinga atau serumen prop.

Sumbatan saluran telinga ini juga dapat disebabkan oleh adanya upaya membersihkan yang kurang tepat. Contohnya adalah penggunaan cotton buds ataupun penjepit rambut. Penggunaan dua alat tersebut ternyata justru bisa mendorong kotoran untuk masuk ke dalam dan lebih dalam lagi. Tidak jarang ada juga yang bisa menyebabkan luka pada telinga.

Berikut ini merupakan beberapa kondisi yang bisa menyebabkan penyumbatan karena adanya serumen prop:

  1. Menggunakan alat bantu dengan seperti earplug atau penyumbat telinga. Penggunaan earphone yang di tempatkan pada telinga juga akan meningkatkan kotoran yang ada pada telinga.
  2. Sebelumnya sudah pernah mengalami penyumbatan saluran telinga akibat kotoran sebelumnya. Pernah mengalami infeksi telinga sehingga menyebabkan saluran telinga mengecil.
  3. Seseorang memiliki kondisi kulit tertentu atau penyakit yang berhubungan dengan jaringan ikat
  4. Kelenjar telinga memproduksi banyak serumen sehingga terjadi cedera atau luka. Hal ini akan memicu penyumbatan di dalam saluran telinga.
  5. Seseorang yang sudah berada di usia lanjut. Pertambahan usia akan menyebabkan serumen prop semakin kering serta keras. Sehingga resiko penyumbatan yang terjadi akan lebih tinggi.
Baca Juga :  9 Cara Melindungi Kesehatan Telinga dan Pendengaran

Tips dan Cara Membersihkannya

Kali ini, kami akan memberikan beberapa tips serta metode dan cara yang aman untuk anda yang hendak melakukan pembersihan kotoran telinga untuk mengatasi penyumbatan. Simaka poin-poin berikut:

  1. Pertama, gunakanlah obat tetes telinga. Anda bisa membelinya secara bebas di Apotek atau di Klinik tertentu. Hal ini dilakukan supaya kotoran telinga lebih mudah dikeluarkan nantinya. Sebelum melakukannya, anda perlu membaca dosis serta cara pemakaian yang biasanya tersedia di pada label. Anda perlu mendiamkan sekitar 5 menit setelah diteteskan ke dalam telinga. Miringkan kepala anda dan biarkan cairan tersebut keluar dengan menegakkan kembali posisi kepala anda.
  2. Kedua, anda bisa mengunakan Syringe yang berbentuk bulat. Anda dapat menyemprotkan air hangat ke dalam telinga. Untuk meminimalisir rasa pusing anda bisa menggunakan air yang bersuhu hangat. Metode ini hanya dilakukan bagi orang yang tidak memiliki lubang di gendang telinga.

Itulah informasi terkait tips dan cara membersihkan kotoran telinga yang dapat anda terapkan. Bagi anda yang memiliki masalah pendengaran dan membutuhkan konsultasi, maka anda bisa menemui kami di Klinik Pendengaran Depok. Jangan lupa untuk membaca artikel kami yang lain ya!

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.