Service Alat Bantu Dengar Depok

pemasangan alat bantu dengar jakarta

Service alat bantu dengar secara berkala memang perlu untuk dilakukan terutama bagi Anda yang menggunakannya hampir setiap hari. Peralatan elektronik ini merupakan suatu alat eletronik seperti biasa. Alat ini memiliki beberapa komponen elektrik di dalamnya. Alat bantu dengar dapat rusak ataupun bermasalah apabila alat bantu dengar terkena air, jatuh, lembap atau hal lainnya. Sebaiknya lakukan service alat bantu dengar secara berkala agar kondisi dan performa alat bantu dengar selalu optimal.

Cara Memilih Alat Bantu Dengar

Semua alat bantu dengar memiliki fungsi dasar yang sama yaitu untuk membantu mendengar bagi orang-orang yang mengalami masalah pada pendengarannya. Alat bantu dengar terdiri atas berbagai model. Bentuk, fitur, dan kemampuan menangkap suaranya pun bermacam-macam. Oleh sebab itu, Anda perlu mempelajari dengan teliti keunggulan dan kelemahan dari setiap jenis alat bantu dengar dan sesuaikan dengan kebutuhan tingkat keparahan gangguan pendengaran yang Anda alami.

Pertama, Anda harus perhatikan tipe alat bantu dengar. Alat bantu dengar terdiri dari berbagai tipe yaitu:

Alat bantu dengar di dalam telinga (In The Ear/ITE)

ITE merupakan alat bantu dengar untuk gangguan pendengaran dengan tingkat ringan hingga berat. Biasanya alat ini diletakkan di area tepat di luar lubang telinga sehingga hanya terlihat dari depan. Terdapat dua model alat bantu dengar ITE, yaitu dipasang di seluruh cuping telinga luar atau sebagian saja. Jenis ini tidak dianjurkan untuk anak-anak karena sedang dalam tahap pertumbuhan sehingga ukuran cuping telinganya terus berubah.
Kelebihan dari ITE yaitu mudah digunakan, menggunakan baterai yang lebih besar sehingga lebih tahan lama dan memiliki fitur berupa kontrol volume. Kekurangannya adalah speaker rentan tersumbat oleh kotoran telinga dan lebih terlihat dibandingkan dengan alat bantu dengar jenis lain yang lebih kecil ukurannya.

Baca Juga :  Mengenal Apa Itu Somnoplasty

Alat bantu dengar di belakang telinga (Behind The Ear/BTE)

BTE merupakan alat bantu dengar yang cocok untuk berbagai tingkat gangguan pendengaran pada semua umur. Cara pakainya adalah dikaitkan pada bagian atas cuping telinga dan persis di belakang telinga bagian luar yang dihubungkan ke lubang suara khusus di saluran telinga. Pada BTE terdapat sebuah tabung kecil sebagai penghubung penerima suara di dalam liang telinga atau disebut earmold. Alat ini merupakan jenis yang paling umum digunakan.
Kelebihan dari BTE yaitu suara bisa lebih dikeraskan dibanding dengan alat bantu dengar yang lain, bentuk modifikasi BTE kini lebih kecil daripada generasi terdahulunya yang merupakan jenis alat bantu dengar paling besar. Kekurangannya adalah menangkap lebih banyak suara angin sehingga mungkin lebih bising dibandingkan dengan alat bantu dengar jenis lain.

Speaker/Receiver BTE

Speaker/Receiver BTE terdapat di dalam telinga atau liang telinga (receiver in canal/RIC dan receiver in the ear/RITE)
Jenis ini bentuknya hampir sama dengan BTE namun bedanya BTE menggunakan tabung kecil sedangkan alat jenis ini menggunakan kabel kecil. Alat bantu ini cocok untuk hampir sebagian orang yang memiliki gangguan pendengaran. Kelebihannya adalah lebih tidak terlihat mencolok dibandingkan dengan BTE. Kekurangannya, speaker rentan terhadap penyumbatan kotoran telinga.

Alat di dalam liang telinga (in the canal/ITC)

ITC merupakan alat bantu dengar untuk gangguan pendengaran dengan tingkat ringan sampai sedang pada orang dewasa dan tidak direkomendasikan untuk Anda yang memiliki gangguan pendengaran parah. ITC dapat dibuat berdasarkan pesanan pembeli dan dibuat khusus masuk agar masuk ke sebagian saluran telinga. Kelebihan ITC adalah tidak terlalu terlihat mencolok di telinga. Kekurangan ITC adalah speaker rentan terhadap penyumbatan kotoran telinga.

Baca Juga :  Tes Pendengaran Depok: Tes Garpu Tala

Completely in the canal (CIC).

CIC merupakan alat bantu dengar yang cocok untuk gangguan pendengaran tingkat ringan hingga sedang pada orang dewasa. CIC dipasang benar-benar dalam saluran dan dibentuk agar pas di dalam liang telinga. Kelebihan CIC adalah tidak terlalu menangkap suara angin serta merupakan jenis yang bentuknya paling kecil di antara jenis yang lain dan tidak terlihat mencolok. Kekurangan CIC adalah rentan terhadap penyumbatan kotoran telinga, tidak mengandung fitur tambahan seperti pada ITC. Daya tahannya lebih singkat dan lebih sulit dipegang karena menggunakan baterai yang lebih kecil. Pengguna pemula akan membutuhkan waktu beberapa minggu untuk beradaptasi dengan alat ini dan setelah terbiasa pengguna dapat mengatur alat sendiri hingga volume suara pas dan nyaman.

Open Fit

Alat bantu dengar open fit merupakan jenis alat bantu pendengaran yang merupakan variasi dari alat bantu pendengaran yang ditempatkan di belakang telinga dengan tabung tipis. Open fit adalah pilihan yang baik untuk gangguan pendengaran ringan hingga sedang. Jenis ini membuat saluran telinga sangat terbuka sehingga memungkinkan suara frekuensi rendah masuk ke telinga secara alami dan suara frekuensi tinggi menjadi lebih kuat.

Kedua, sesuaikan tipe alat bantu dengar dengan tingkat gangguan pendengaran yang Anda alami. Setiap jenis alat bantu dengar memiliki kemampuan mendengar yang berbeda. Karena itu, Anda perlu mengerti seberapa parah gangguan pendengaran Anda sebelum memilih alat bantu dengar dengan cara melakukan konsultasi dengan dokter dan melakukan tes pendengaran.

Jenis Gangguan Telinga

Apabila Anda belum sempat pergi ke dokter, Anda juga dapat mengetahui tingkat keparahan gangguan pendengaran Anda sendiri. Tingkatan gangguan pendengaran dapat diperkirakan dari tindakan-tindakan kecil dalam kehidupan sehari-hari. Berikut adalah petunjuk untuk mengukur seberapa serius gangguan pendengaran yang Anda alami menurut standar WHO:

Baca Juga :  Ciri-Ciri Pendengaran Bermasalah

Gangguan ringan (ambang pendengaran 26–40 dB)

Pada tingkatan ini, Anda masih dapat mendengarkan percakapan biasa dari jarak satu meter. Namun, Anda tidak bisa mendengar bisikan dari jarak dekat. Anda juga mungkin sering ditegur karena menyalakan TV dengan suara yang terlalu keras.

Gangguan sedang (ambang pendengaran 41–60 dB)

Di tingkatan ini, Anda tidak bisa mendengar percakapan dalam volume wajar. Lawan bicara harus mengeraskan suaranya saat berbicara dengan Anda agar Anda memahaminya.

Gangguan berat (ambang pendengaran 61–80 dB)

Anda tidak dapat mendengar kecuali jika lawan bicara mendekat ke telinga Anda dan mengeraskan suaranya.

Gangguan parah (ambang pendengaran 81 dB ke atas)

Pada tingkat ini, gangguan pendengaran Anda sudah memasuki fase tuli dan tidak dapat disembuhkan. Anda sama sekali tidak dapat mendengar suara, bahkan yang sangat keras sekalipun. Selain itu, Anda tidak bisa mendengar kendaraan mendekat sampai Anda benar-benar melihatnya.

Apabila Anda merupakan pengguna alat bantu dengar yang cukup lama, sudah tentu terkadang alat bantu dengar yang Anda miliki mengalami gangguan atau bahkan kerusakan. Anda dapat melakukan service alat bantu dengar Depok di AQM Hearing Center. Alat bantu dengar yang rusak dapat kami tangani dengan baik di mana pekerjaan akan dilakukan oleh teknisi yang handal. Tunggu apa lagi? Ayo segera datangi gerai AQM Hearing Center atau Anda dapat mengetahui informasi lebih lanjut di website AQM Hearing Center.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.