Jenis Gangguan Pendengaran

gangguan pendengaran

Pendengaran merupakan suatu kemampuan panca indera untuk dapat mengenali suara. Organ yang paling bertanggung jawab dalam proses mendengar suara ialah telinga. Fungsi telinga sangat penting yakni bisa membantu kita mendengar berbagai macam bunyi atau suara yang penting dalam kehidupan kita.

Ketika indra pendengaran terganggu maka tentu akan mengalami kesulitan mendengarkan baik pada salah satu bagian telinga atau keduanya. Gangguan pendengaran merupakan salah satu gangguan kesehatan ketika sinyal suara yang ditangkap oleh telinga gagal untuk mencapai otak sehingga otak tidak bisa mendeteksi bahwa suara tersebut ada. Hal ini menyebabkan suara yang masuk tidak terdengar jelas atau bahkan tidak dapat didengar sama sekali.

Masalah kesehatan yang muncul pada telinga dapat mempengaruhi aktivitas sehari-hari. Sebab di dalam keseharian kita akan sangat membutuhkan komunikasi dengan orang lain. Apabila mengalami gangguan pendengaran maka komunikasi juga akan terganggu dan berdampak pada kelancaran aktivitas kita sehari-hari.

Gangguan pendengaran yang dibiarkan begitu saja juga akan berbahaya lama-kelamaan akan berakibat ketulian permanen. Sebaiknya Anda mengetahui jenis dari gelaja dari macam-macam gangguan pendengaran yang dapat terjadi pada telinga sejak dini agar lebih memahami bagaimana proses untuk penanganannya. Ada 5 gangguan pendengaran yang dapat terjadi pada manusia. Yuk simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

 

Gangguan Pendengaran Konduktif

Penyebab utamanya adalah proses penghantaran sinyal suara yang terganggu akibat gangguan pada telinga bagian luar dan tengah. Hal ini dipengaruhi oleh berbagai kondisi seperti penumpukan kotoran telinga, masuknya benda asing ke dalam saluran telinga, dan gendang telinga robek atau penyakit yang menyerang sistem pendengaran seperti infeksi dan tumor pada telinga.

Tuli konduktif tidak mampu mendengarkan suara dengan sempurna karena transmisi gelombang suara yang tidak masuk ke dalam telinga secara efektif. Akibatnya, suara yang terdengar akan lebih pelan dan tidak terlalu jelas. Pengobatan untuk gangguan pendengaran ini bisa yakni melalui beberapa serangkaian tes fisik, seperti penggunaan garputala.

Baca Juga :  4 Derajat Gangguan Pendengaran

 

Gangguan Pendengaran Sensorineural

Terjadi jika ada gangguan pada jalur saraf antara telinga bagian dalam menuju otak atau ketika sel-sel rambut pada rumah siput hilang atau bahkan mengalami kerusakan sehingga sinyal suara tidak dapat ditangkap oleh otak. Gangguan pendengaran ini terjadi pada telinga bagian dalam yakni lebih tepatnya pada saraf telinga bagian dalam yang terhubung langsung ke otak. Penyebabnya adalah karena trauma kepala, malformasi di telinga bagian dalam, faktor usia, sampai faktor genetik atau penyakit yang menyerang sistem pendengaran.

Gangguan pendengaran sensorineural ini merupakan gangguan pendengaran yang paling fatal karena mampu menyebabkan ketulian secara permanen. Seseorang yang mengalami tuli permanen tidak dapat diobati dengan obat-obatan, berbagai tes fisik, atau pembedahan. Hanya dapat dibantu dengan alat bantu dengar. Mereka hanya mampu mendengar suara dalam volume rendah, meski sebenarnya volume sumber suara telah ditinggikan.

 

Gangguan Pendengaran Campuran / Kombinasi

konsultasi gangguan pendengaran jakarta

Sesuai dengan namanya, jenis gangguan ini campuran dari gangguan pendengaran konduksi dan sensorineural yang terjadi secara bersamaan. Orang dengan gangguan pendengaran ini biasanya mengalami gangguan sensoneural terlebih dahulu namun tidak segera tertangani sehingga memperparah kondisinya dan menimbulkan gangguan pendengaran konduktif.

Pada kondisi ini terjadi gangguan yang kompleks yakni pada telinga bagian luar, tengah, dalam, dan jalur saraf pendengaran menuju otak. Jadi, penyakit telinga ini terjadi ketika bagian organ telinga dan sel saraf pendengaran mengalami gangguan atau kerusakan secara bersamaan.

 

Gangguan Pendengaran Simetris dan Asimetris

Kondisi ini terjadi apabila kedua telinga yakni telinga kanan dan kiri yang mengalami derajat penurunan kemampuan mendengar yang sama. Tuli asimetris terjadi ketika derajat penurunan kemampuan mendengar terdapat perbedaan antara kedua telinga misal telinga kanan mendengar lebih jelas dan telinga kiri agak terganggu atau bahkan sebaliknya. Kondisi ini sangat memungkinkan, terlebih jika pengidap  pernah mengalami benturan yang cukup keras pada salah satu sisi telinga.

Baca Juga :  Kenali Gejala Kanker Telinga

 

Gangguan Pendengaran Progresif dan Mendadak

Apabila terjadi gangguan pendengaran yang kondisinya makin lama semakin memburuk berarti penderita mmengalami penyakit gangguan pendengaran progresif atau terus menerus mengalami peningkatan kerusakan pada telinga. Gangguan telinga ini terjadi secara bertahap, mulai dari tahap ringan hingga akut.

Gangguan pendengaran yang mendadak terjadi apabila tiba-tiba pendengaran mengalami gangguan. Kondisi ini bisa saja terjadi akibat cidera atau trauma yang fatal pada bagain kepala.

 

Nah, itulah 5 gangguan pendengaran yang dapat terjadi pada telinga manusia. Sebaiknya kita menjaga kondisi telinga dengan baik agar tidak mengalami gangguan pendengaran seperti tersebut di atas. Kondisi telinga harus selalu terjaga dengan baik.

Apabila Anda ingin berkonsultasi mengenai masalah gangguan pendengaran Anda dapat langsung menghubungi AQM Hearing Center karena terbukti terpercaya menangani masalah gangguan pendengaran. Dokter dan tenaga ahlinya sangat handal menegnai masalah pendengaran.

Selain itu jika Anda membutuhkan alat bantu dengar juga bisa mencarinya di distributor alat bantu dengar AQM Hearing Center. AQM Hearing Center menjual alat bantu dengar dengan kualitas yang bagus dan dengan harga yang menarik. Anda dapat melihat detail beberapa produk alat bantu dengar di websitenya. Anda tidak perlu ragu akan kualitasnya karena tersedia garansi bagi Anda yang membeli alat bantu dengar tersebut.