Berbagai Penyebab Telinga Sakit

Telinga Sakit

Pernahkah anda mengalami rasa sakit pada telinga anda? Apakah anda tahu apa yang menyebabkan sakit telinga muncul dan mengganggu anda? Sakit telinga biasanya disebabkan oleh berbagai hal termasuk salah satunya adanya infeksi pada telinga. Rasa sakit pada telinga biasanya juga menjadi tanda bahwa terdapat peradangan ataupun penumpukan cairan di salah satu bagian telinga anda. Kali ini, tim aqm hearing center akan berbagi informasi tentang penyebab telinga sakit yang dapat anda perhatikan. Dengan begitu diharapkan anda dapat mencegah munculnya rasa tidak nyaman di telinga. Yuk, simak ulasan berikut!

Anatomi Telinga

Sudah tahukah anda bagaimana anatomi telinga manusia? Telinga manusia memiliki tiga bagian utama yaitu telinga bagian tengah, telinga bagian luar serta telinga bagian dalam. Adanya bagian-bagian ini tentunya tak terlepas dari fungsinya masing-masing sehingga kita dapat menangkap suara hingga memiliki pendengaran yang baik. Bahkan telinga bagian dalam juga berperan penting untuk mengatur keseimbangan tubuh manusia. Setiap gangguan yang ada di salah satu bagian tubuh pasti dapat mempengaruhi keseimbangan satu dengan yang lainnya. Pada telinga sendiri, ketika salah satu bagiannya terganggu maka pendengaran pun bisa terganggu. Contoh saja, ketika terdapat gangguan pada telinga bagian dalam maka akan menimbulkan vertigo ataupun gangguan keseimbangan tubuh.

Kondisi Gangguan Pendengaran

Telinga sakit, nyeri pada telinga ataupun gangguan pendengaran lainnya merupakan gejala yang muncul ketika anda mengalami kondisi gangguan kesehatan tertentu di telinga anda. Ketika anda merasakan gejala-gejala tersebut, ada kemungkinan anda mengalami berbagai kondisi berikut:

a.     Infeksi Telinga

Nyeri yang dirasakan pada telinga bisa jadi karena adanya infeksi telinga. Infeksi telinga sendiri ada beberapa jenis seperti perikondritis, infeksi telinga luar otitis eksterna hingga adanya infeksi telinga tengah atau disebut otitis media. Akan tetapi, salah satu infeksi telinga ini ada yang banyak terjadi di berbagai kasus yaitu infeksi telinga bagian tengah.

Baca Juga :  Fungsi Telinga Untuk Manusia

Infeksi Telinga Tengah

Munculnya infeksi telinga di bagian tengah ini terjadi ketika Eustachius mengalami bengkak atau tersumbat. Hal ini menyebabkan adanya penumpukan cairan di telinga bagian tengah. Penyumbatan yang terjadi biasanya disebabkan oleh munculnya flu, alergi, aktifitas merokok, infeksi sinus hingga adanya produksi lendir yang berlebihan. Gangguan tersebut sering terjadi pada anak-anak dibawah usia 10 tahun.

Gejala Infeksi

Beberapa gejala yang bisa dirasakan ketika terjadi infeksi telinga ialah adanya rasa nyeri dari dalam telinga, terdapat benjolan di belakang telinga, berkurangnya pendengaran serta keluarnya cairan dari telinga yang menyerupai nanah. Infeksi yang ringan biasanya dapat sembuh sendiri dan beberapa gejala telinga sakit yang muncul dapat diredakan dengan berbagai cara sebagai berikut:

  • Konsumsi obat bebas seperti dekongetan ataupun Pereda nyeri lainnya
  • Gunakan obat tetes telinga untuk mengurangi peradangan
  • Gunakan kain hangat untuk mengompres pada telinga yang terinfeksi

Jika telinga sakit tidak kunjung mereda ataupun tanda-tanda infeksi yang muncul sudah semakin berat maka dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan ke dokter spesialis THT. Tanda-tanda infeksi semakin berat ialah demam, sakit kepala serta pusing. Dokter biasanya akan memberikan antibiotic yang berperan untuk menyembuhkan infeksi pada telinga.

b.    Tinnitus

Apakah anda pernah mengalami telinga yang mendenging namun asal dengingan tersebut bukanlah suara yang berasal dari luar tubuh? Dalam kata lain dengingan tersebut hanya terjadi di telinga atau pendengaran anda sedangkan orang di sekitar anda tidak merasakannya. Kondisi tersebut dinamakan tinnitus. Gangguan seperti ini biasanya muncul saat telinga sakit karena adanya infeksi telinga tengah ataupun dalam. Namun sebenarnya penyebab pasti dari tinnitus ini masih belum diketahui dengan jelas.

Baca Juga :  Penyakit Otitis Media Akut

c.     Penyakit Meniere

Kondisi ini biasanya terjadi pada salah satu telinga dan biasanya disebabkan oleh adanya ketidaknormalah cairan di telinga hingga menyebabkan munculnya vertigo secara tiba-tiba. Gejala utama dari penyakit Meniere ini ialah tinnitus serta pusing yang berputar dan datang secara tiba-tiba. Penyakit Meniere biasanya terjadi pada orang tua yang berusia 20 tahun ke atas hingga usia 50an. Biasanya penyakit ini ditangani dengan menggunakan obat-obatan yang berguna untuk menangani vertigo. Selain itu, dapat pula menggunakan suntikan pada telinga bagian tengah ataupun operasi.

d.    Barotrauma Telinga

Kondisi yang disebut barotrauma telinga ini merupakan kondisi dimana terdapat cedera telinga yang disebabkan oleh adanya perubahan tekanan udara ataupun air ketika seseorang mendaki gunung, menyelam dengan kedalaman tertentu ataupun bepergian menggunakan pesawat. Adapun gejala-gejala utama dari telinga sakit karena barotrauma ini ialah hilangnya pendengaran, terasa nyeri, kepala pusing hingga rasa buntu di telinga.

Telinga sakit bisa menyebabkan berbagai kasus yang lebih serius seperti hilangnya pendengaran (bisa karena penuaan), adanya cedera kepala atau telinga, efek samping obat tertentu ataupun karena paparan suara bising. Telinga manusia ternyata sangat rentan dengan berbagai gangguan sehingga anda harus lebih berhati-hati untuk menjaga kesehatan telinga. Adapun hal-hal yang dapat anda lakukan ialah sebagai berikut:

  • Hindari suara kencang dengan durasi yang lama. Beri jeda apabila mendengarkan music melalui earphone. Jangan tidur menggunakan earphone yang masih menyala dan terpasang di telinga.
  • Jangan membersihkan telinga bagian dalam menggunakan jepit rambut.
  • Minimalisir berada di dekat pengeras suara.

Itulah berbagai gejala dan penyebab telinga sakit yang perlu anda ketahui. Bagi anda yang membutuhkan konsultasi ataupun membutuhkan alat bantu pendengaran anda bisa mengunjungi AQM Hearing Center Jakarta yang terpercaya untuk dijadikan solusi atas permasalahan kesehatan telinga anda.

Baca Juga :  Mari Mengenal Penyakit Meniere Berbahaya

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.