Bagaimana Cara Kerja Telinga Menangkap Bunyi? Ketahui Selengkapnya Disini!

Cara Kerja Telinga Menangkap Bunyi

Cara kerja telinga menangkap bunyi perlu untuk Anda ketahui.  Bisa dikatakan bahwa telinga ini merupakan organ tubuh yang begitu kompleks. Telinga akan menangkap gelombang kemudian menggetarkan sampai ke bagian gendang. Setiap frekuensi suara yang terdeteksi ini akan dikirimkan ke otak untuk bisa memberikan makna suara apa yang terdengar tersebut. Yang harus Anda perhatikan disini adalah cara kerja telinga ini maksimal atau tidak sangat tergantung dengan kinerja pada setiap bagian-bagian telinga. Jika ada bagian telinga yang bermasalah maka kemampuan telinga untuk mendengarkan juga akan bermasalah.

Pahami Anatomi Telinga

Sebelum Anda tahu bagaimana cara kerja telinga menangkap bunyi ada baiknya jika Anda tahu anatomi bagian telinga lebih dahulu. Mengetahui anatomi ini sangat penting untuk Anda ketahui karena berhubungan dengan kemampuan telinga dalam mendengar dan menangkap bunyi. Berikut ini adalah beberapa anatomi telinga yang sangat menarik untuk Anda ketahui

  1. Telinga luar

Pada bagian pertama ada telinga luar. Bagian telinga luar dari daun telinga, liang telinga dan gendang telinga. Daun telinga menjadi bagian yang paling terlihat jika ada masalah seperti benjolan dan sebagainya.

  1. Telinga Bagian Tengah

Telinga bagian tengah ini memiliki ruang kecil. Telinga ini terdapat 3 tulang kecil yaitu tulang martil, tulang landasan dan tulang sanggurdi. Ketiga tulang tersebut mampu menghubungkan membran timpani. Membran ini juga biasa disebut dengan gendang telinga yang mana menjadi penghubung telinga pada bagian dalam.

  1. Telinga Bagian Dalam

Bagian terakhir adalah telinga bagian dalam. Di bagian telinga dalam ini ada organ keseimbangan dan juga pendengaran. Di dalamnya ini ada koklea tempat banyak ribuan sel sensor terhubung dengan pendengaran yang ada d pusat.

Baca Juga :  Infeksi Telinga: Gejala, Jenis dan Penyebab

Koklea ini bentuknya seperti siput dimana di dalamnya ada cairan khusus dan memiliki fungsi penting agar Anda bisa mendengar. Setiap bagian anatomi ini penting agar seseorang busa mendengar dan setiap bagian telinga harus dalam kondisi yang bagus.

Cara Kerja Telinga

Setelah Anda mengetahui anatomi telinga tersebut penting bagi Anda untuk mengetahui bagaimana cara kerja telinga menangkap bunyi. Tahap awal dari kerja telinga ini berasal dari suara yang ada di sekitar. Daun telinga pada bagian telinga luar ini akan mengumpulkan gelombang suara kemudian Anda bisa menyalurkan ke liang telinga. Bagian gendang telinga tersebut sensitif. Gendang telinga tersebut akan bergetar bahkan untuk suara yang paling pelan dan kecil sekalipun.

Cara kerja telinga menangkap bunyi tersebut tidak hanya sampai disitu saja, hal itu karena getaran dari gendang telinga ini akan menggerakkan tulang martil, tulang landasan kemudian tulang sanggurdi. Ketiga telinga pada bagian tengah ini akan meneruskannya ke bagian koklea atau telinga pada bagian dalam.

Saat tiba gelombang suara ada di bagian dalam, cairan di dalam koklea ini akan bergerak. Jika diamati gerakan dari koklea ini mirip seperti ombak, gerakan inilah yang akan memberikan stimulus di dalam saraf koklea.

Yang menarik adalah suara dan nada yang tinggi ini akan memberikan stimulasi sel saraf yang letaknya pada bagian bawah. Nada yang rendah ini akan ditanggapi sel saraf. Sel ini lokasinya ada di bagian atas koklea. Saat sel mendeteksi suara, saraf auditori akan lewat di jalur batang otak. Setelah itu suara akan sampai ke korteks auditori. Hal inilah yang menyebabkan pusat pendengaran manusia ada pada bagian otak.

Baca Juga :  Tips Memilih Alat Bantu Dengar Berkualitas

Pada bagian otak ini pula impuls sel saraf bisa terkonversi dengan makna suara tertentu. Yang semakin menakjubkan adalah cara kerja otak ini hanya ada dalam hitungan detik saja. Bahkan bisa dibilang bahwa proses ini tidak instan sejak gelombang suara ini masuk ke dalam liang telinga.

Penyebab Gangguan Pendengaran

Yang menyebabkan telinga terganggu ini disebabkan oleh berbagai macam hal yang pertama adalah penuaan. Semakin lama hidup semakin banyak bagian tubuh yang terkena suara, racun lingkungan bahkan obat-obatan.

Penyebab selanjutnya adalah kerusakan atau trauma. Mendorong kapas atau benda ke dalam telinga ini akan menyebabkan gendang telinga menjadi tertusuk sehingga menyebabkan telinga menjadi terganggu pendengarannya.

Yang terakhir adalah penyakit. Ada beberapa penyakit yang bisa menyebabkan seseorang kehilangan pendengaran yaitu infeksi telinga, tinnitus dan yang terakhir adalah penyakit meniere.

Demikianlah informasi tentang cara kerja telinga menangkap bunyi yang menarik untuk Anda ketahui, jika Anda atau orang terdekat Anda mengalami gangguan pendengaran atau ingin mengecek kemampuan pendengaran bisa menghubungi AQM Hearing Center, klinik pendengaran satu ini menyediakan layanan terkait gangguan pendengaran yang lengkap, jangan tunggu sampai nanti karena penanganan yang lebih cepat hasilnya akan lebih baik.